AKP Ismail Tinggalkan Kampung Halaman, Dimutasi Jadi Kapolsek Moutong

Tolitoli, Teraskabar.id – Setelah kurang lebih dua tahun jabat Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kabupaten Tolitoli, AKP Ismail, S.H., M.H., kini tinggalkan kampung halaman dimutasi menjadi Kapolsek Moutong di lingkup Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Perwira polisi tiga balak di pundak itu telah dimutasi berdasarkan telegram Kapolda Sulteng ST/367/V/KEP/2024. Ia merupakan salah satu perwira di lingkup Mapolres Tolitoli yang dipindah tugaskan dengan jabatan baru menjadi Kapolsek di Kecamatan yang berbatasan dengan Provinsi Gorontalo itu.

Baca jugaKapolres Morowali dan Kapolres Buol Resmi Berganti

Selama bertugas menjadi Kasat Reskrim di Mapolres Tolitoli AKP Ismail pernah menyelesaikan beberapa perkara tindak pidana baik pidana khusus maupun pidana umum. Pada pidana khusus ia telah menangkap terduga pelaku tidak pidana penggelapan ratusan juta rupiah yang dilakukan bendahara Satpol PP Tolitoli yang melarikan diri ke Kabupaten Panajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur.

Selain kasus penggelapan, AKP Ismail juga berhasil mengungkap dugaan korupsi Bantuan Pangan Non Tunai atau BNPT yang melekat di Kemensos dengan kerugian negara ditaksir sekitar Rp2,1 Miliar.

Perwira polisi asal Desa Bangkir, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli itu sebelum mengawali tugas sebagai Kasat Reskrim Polres Tolitoli pada 9 November 2022, sebelumnya ia pernah menjadi Kasat Reskrim di Polres Banggai Kepulauan dan Polres Kabupaten Donggala.

Baca jugaArmin Resmi Jabat Ketua DPRD Kota Palu Gantikan Iksan Kalbi

AKP Ismail yang dihubungi membenarkan kalau dirinya telah dimutasi ke Polres Parigi Moutong dengan jabatan Kapolsek tipe A di Kecamatan Moutong. Kepindahan dirinya merupakan hal yang biasa di internal kepolisian Polda Sulteng.

“Karena mendapat penilaian baik sehingga saya adalah salah satu yang mendapat tugas baru menjadi Kapolsek tipe A dengan job Kompol di lingkup Polres Parigi Moutong,” kata Ismail kepada media ini, Senin (3/06/2024).

Baca juga: Kapolres Morowali dan Buol Dimutasi, Ini Penggantinya

Sebagai anggota kepolisian, ia mengaku memiliki integritas dan siap ditempatkan di mana saja, apalagi jika tugas tersebut merupakan perintah sang atasan yang tak bisa ditolak.

” Jika selama bertugas menjadi Kasat Reskrim di Polres Tolitoli, ada kesalahan pelayanan yang kurang maksimal saya meminta maaf, semoga kesalahan itu saya akan perbaiki di tempat tugas yang baru,” katanya. (teraskabar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *