Minggu, 15 Maret 2026
Home, News  

Andi Soraya Pimpin PDSKJI Sulteng, Wagub Reny Soroti Kasus Gangguan Bipolar pada Siswa

dr. Andi Soraya Pimpin PDSKJI Sulteng, Wagub Reny Soroti Kasus Gangguan Bipolar pada Siswa
Prosesi pelantikan pengurus PDSKJI periode 2025-2028 berlangsung di Best Western Plus Coco Palu pada Ahad (15/02/2026). Foto: Biro Adpim

Palu, Teraskabar.id – Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Sulawesi Tengah kini resmi memiliki pengurus baru ditandai pelantikan oleh Wakil Gubernur (Wagub) dr. Reny A Lamadjido, Sp.PK, M.Kes. Andi Soraya Tendri Uleng, M.Kes., Sp.KJ ditetapkan sebagai ketua PDSKJI Sulteng periode 2025-2028.

Susunan lengkap pengurus PDSKJI Cabang Sulawesi Tengah 2025–2028 berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat PDSKJI Nomor: 052/SK/PDSKJI/XII/2025, adalah dr. Andi Soraya Tendri Uleng, M.Kes., Sp.KJ sebagai ketua, dr. Jalaluddin Yusuf, M.Kes., Sp.KJ(K) sebagai wakil ketua, dr. Patmawati, M.Kes., Sp.KJ sebagai sekretaris, dr. Ni Wayan Wirayanti Putri Negara, M.K.M., Sp.KJ sebagai bendahara.

Prosesi pelantikan pengurus PDSKJI periode 2025-2028 berlangsung khidmat di Best Western Plus Coco Palu pada Ahad (15/02/2026) dan menjadi momentum penting dalam memperkuat layanan kesehatan jiwa dan mental masyarakat di daerah.

Pelantikan ini menandai komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama para dokter spesialis kejiwaan untuk meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan edukasi kesehatan mental, serta menjawab tantangan kasus gangguan jiwa yang kian kompleks di tengah masyarakat.

Andi Soraya Pimpin PDSKJI Sulteng, PR Kasus Gangguan Mental Meningkat

Wagub Reny A Lamadjido dalam sambutannya, menegaskan bahwa kesehatan jiwa merupakan bagian tak terpisahkan dari pembangunan sumber daya manusia. Ia juga mendorong para dokter umum di Sulawesi Tengah untuk melanjutkan pendidikan spesialis kejiwaan melalui program pembiayaan daerah.

“Saya menyampaikan kepada seluruh dokter umum, silakan mendaftar spesialis jiwa. Pembiayaannya melalui program Berani Cerdas. Alhamdulillah, kemarin kita sudah melakukan launching PPDS-1. Saat ini jumlah dokter spesialis kesehatan jiwa di Sulawesi Tengah baru 14 orang. Insyaallah tahun mendatang akan bertambah,” ujarnya optimistis.

Wagub Reny kemudian menyoroti peningkatan kasus gangguan mental di kalangan remaja, khususnya gangguan bipolar yang mulai ditemukan pada siswa tingkat SMA, SMK, hingga SMP. Selain itu, di wilayah Poso tercatat cukup banyak kasus gangguan kecemasan yang memerlukan perhatian serius.

  TelkomGroup Siagakan Ratusan Personel Kawal Upacara HUT ke-79 RI di IKN

Kondisi ini menjadi alarm penting bagi semua pihak untuk memperkuat deteksi dini, edukasi, serta layanan konsultasi dan terapi yang mudah diakses masyarakat.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Kita harus hadir memberikan pendampingan, edukasi, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Wakil Gubernur mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik dan berharap kepengurusan periode 2025–2028 dapat berjalan lancar hingga akhir masa bakti.

“Selamat kepada pengurus baru. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan membawa kemajuan bagi pelayanan kesehatan jiwa di Sulawesi Tengah,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara pelantikan Andi Soraya Pimpin PDSKJI tersebut yaitu, Ketua Umum Pengurus Pusat PDSKJI, dr. Agung Frijanto, Sp.KJ(K), MH, seluruh dokter spesialis jiwa, serta para pemangku kepentingan lainnya. (red/teraskabar)