Bayi 1,5 Tahun Warga Mendono Terseret Sungai Ditemukan Tak Bernyawa

Banggai, Teraskabar.id – Bayi berusia satu tahun lima bulan bernama, Nazril Izan Unok warga Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng), akhirnya ditemukan warga setempat dalam kondisi tak bernyawa setelah terseret air sungai, Sabtu (15/6/2024).

Kuat dugaan, buah hati pasangan suami istri (Pasutri) muda Faldi Unok dan Citra Evayanti ini tengah bermain di pinggiran sungai sekitar pukul 15.30 WITA. Bayi yang baru belajar berjalan itu, terseret sungai yang masih cukup keruh setelah terjadi banjir beberapa hari lalu.

Faldi kepada Okenesia.com menceritakan bahwa pada pagi harinya, ia membawa anaknya itu untuk menjenguk neneknya.

Setelah waktu sudah masuk siang, istri Faldi menjemput anaknya. Selanjutnya, di siang itu, Faldi langsung menuju tempat kerjanya.

Faldi yang sedang sibuk bekerja sekira pukul 15.30 WITA, ia dikejutkan dengan pertanyaan adik iparnya yang menanyakan apakah si kecil ikut dibawa bekerja.

Faldi yang memang sejak siang tak lagi bersama sang buah hati mulai panik. Ia langsung berhenti bekerja dan langsung balik ke rumahnya.

Rupanya benar, buah hatinya tak ada. Dicari di tempat ia biasa bermain, tidak ditemukan.

Fokus kesimpulan, si dedek telah terseret air sungai. Sebabnya, rumah mereka hanya berjarak sekira 15 meter dengan sungai Mendono.

Faldi langsung mengabarkan kepada warga setempat yang langsung melakukan pencarian.

Banyak warga setempat yang mencari dengan menyusuri aliran sungai hingga ke muara dan pantai.

Upaya pencarian warga pada sore tadi, tidak membuahkan basil. Warga sempat menghubungi Tim SAR untuk membantu proses pencairan.

Meskipun proses pencairan telah dibantu Tim SAR, tak juga ditemukan. Oleh Tim SAR menyarankan ke pihak keluarga untuk meneruskan pencarian keesokan harinya.

Oleh warga setempat tetap berupaya mencari. Upaya pun berhasil. Bayi mungil berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan sekitar pukul 20 WITA.

Imran Nang yang menemukan bayi tersebut. Ia terseret air sungai sekitar 200 meter, tak jauh dari jembatan Mendono.

Baju yang melekat di badan bayi itu ditemukan tersangkut di batang pohon yang terbawa arus sungai saat banjir.

Bayi malang itu akan dikebumikan pada esok hari, Minggu (16/6/2024). (top/teraskabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *