Jumat, 14 Agustus 2026

Di Hadapan Menteri Investasi, Bupati Morowali Tegaskan Dukungan untuk Proyek BNSI

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dan Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf. Foto: Istimewa/Ghaff.

Morowali, Teraskabar.id – Pemerintah Kabupaten Morowali menegaskan dukungan terhadap proyek BNSI sebagai langkah memperkuat arah industri hijau di kawasan tersebut. Di hadapan Menteri Investasi, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menyampaikan komitmen daerah untuk mendorong investasi yang selaras dengan pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.

Pernyataan itu disampaikan saat pelaksanaan upacara penempatan peralatan utama Autoclave proyek BNSI. Acara tersebut menghadirkan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan.

Di Hadapan Menteri Investasi, Bupati Iksan: Dorong Manfaat Ekonomi Tanpa Mengabaikan Lingkungan

Bupati Iksan melihat perkembangan industri di Morowali memasuki fase baru. Menurutnya, investasi kini tidak hanya berbicara tentang kapasitas produksi.

Namun, investasi juga harus memperhatikan dampak lingkungan dan penggunaan teknologi yang lebih bersih.

“Kalau kami dari daerah tentunya sangat mendukung, karena di Kabupaten Morowali sangat banyak industri yang hari ini datang berinvestasi. Para investor kita sekarang mengarah pada aspek lingkungan, zero emission, dan sebagainya. Itu memang sesuai dengan prinsip yang kita terapkan di Kabupaten Morowali,” ujar Iksan, Rabu (22/7/2026).

Pemerintah daerah menilai perubahan orientasi industri tersebut menjadi peluang strategis. Sebab, Morowali selama ini berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri nasional.

Akan tetapi, pertumbuhan tersebut membutuhkan keseimbangan. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong investasi yang mampu menciptakan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan lingkungan.

Proyek BNSI dan Tantangan Industri Masa Depan

Proyek BNSI menjadi bagian dari upaya memperkenalkan teknologi industri yang lebih modern. Melalui teknologi tersebut, pemerintah daerah berharap sektor industri dapat meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi dampak emisi.

Selain itu, proyek ini menunjukkan perubahan paradigma investasi. Industri masa depan tidak hanya mengukur keberhasilan melalui angka produksi.

  Bupati Morowali Terima Penghargaan, Apa Itu Anugerah Cita Negeri?

Sebaliknya, industri juga harus mempertimbangkan keberlanjutan, efisiensi energi, serta tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Bagi Morowali, arah tersebut menjadi penting karena kawasan ini menjadi tujuan berbagai investasi berskala besar. Oleh karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan setiap investasi memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Iksan berharap proyek BNSI dapat menjadi contoh penerapan teknologi modern yang mendukung pengurangan emisi. Selain itu, proyek tersebut juga diharapkan memperkuat daya saing industri Morowali.

Investasi dan Masa Depan Ekonomi Morowali

Kehadiran proyek BNSI memperlihatkan bagaimana pemerintah daerah mencoba membangun keseimbangan antara ekspansi industri dan perlindungan lingkungan.

Di tengah meningkatnya perhatian global terhadap industri rendah karbon, Morowali berupaya menempatkan diri sebagai kawasan investasi yang mengikuti perkembangan zaman.

Karena itu, dukungan pemerintah daerah terhadap proyek BNSI tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fasilitas industri. Lebih jauh, langkah tersebut mencerminkan strategi menghadapi tuntutan ekonomi global yang semakin mengutamakan keberlanjutan.

Dengan pendekatan tersebut, di hadapan Menteri Investasi pemerintah daerah menunjukkan bahwa pertumbuhan industri dapat berjalan bersama agenda lingkungan.

Selanjutnya, pemerintah berharap investasi berbasis teknologi hijau terus berkembang. Selain membuka peluang ekonomi baru, arah tersebut juga dapat memperkuat posisi Morowali dalam peta industri nasional.

Pada akhirnya, di hadapan Menteri Investasi komitmen Morowali terhadap proyek BNSI menggambarkan upaya daerah membangun masa depan industri yang kompetitif, modern, dan berkelanjutan. (G)