Morowali, Teraskabar.id – Festival Imlek 2026 Huabao berlangsung meriah di Kawasan Industri Huabao Indonesia, Kabupaten Morowali, pada Jumat malam, (13/2/2026). Ribuan karyawan memadati lokasi untuk menyaksikan rangkaian pertunjukan budaya dan hiburan yang dikemas atraktif. Selain itu, manajemen menghadirkan konsep panggung terbuka agar seluruh pekerja dapat menikmati suasana perayaan secara langsung dan nyaman.
Sejak awal, panitia menata kawasan dengan ornamen khas Imlek bernuansa merah dan emas. Lampion menggantung rapi di berbagai sudut area. Dekorasi tematik memperkuat nuansa budaya Tionghoa yang hangat dan penuh warna. Dengan demikian, kawasan industri berubah menjadi ruang interaksi sosial yang dinamis.
Festival ini menjadi perayaan Imlek keempat yang digelar secara terpusat di jantung kawasan industri. Oleh karena itu, manajemen terus meningkatkan kualitas pelaksanaan setiap tahunnya. Panitia mengatur alur kegiatan secara tertib sehingga acara berjalan lancar dari awal hingga akhir.
Para karyawan memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto bersama rekan kerja. Mereka mengabadikan suasana dengan latar ornamen khas Imlek. Selain itu, suasana penuh cahaya dan warna menciptakan pengalaman berbeda di lingkungan kerja yang biasanya identik dengan aktivitas produksi.
Manajemen Tekankan Budaya Kerja Positif
Manager External Huabao Indonesia, Alim Hendra, menegaskan bahwa perayaan ini tidak sekadar menghadirkan hiburan. Ia menyampaikan bahwa manajemen ingin membangun budaya kerja positif melalui kegiatan budaya yang terencana.
“Perayaan ini tidak hanya menekankan hiburan, tetapi juga kepedulian terhadap budaya kerja yang positif. Kami menjaga produktivitas dan memperkuat solidaritas tim di tahun ini,” ujar Alim.
Dengan pernyataan tersebut, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara produktivitas dan kebersamaan. Selanjutnya, manajemen mendorong setiap departemen untuk berkolaborasi lebih solid agar target perusahaan dapat tercapai secara maksimal.
15 Pertunjukan Meriahkan Festival Imlek 2026 Huabao
Panitia menghadirkan sedikitnya 15 pertunjukan seni yang memukau penonton. Grup band karyawan bernama The Wayfearers membuka acara dengan membawakan lagu Tabolabale. Penampilan tersebut langsung membangkitkan semangat penonton.
Setelah itu, delapan tarian dari berbagai departemen tampil bergantian. Setiap tim menunjukkan kreativitas dan kekompakan. Penonton pun memberikan apresiasi melalui tepuk tangan yang meriah.
Lebih lanjut, anak-anak TK Assyafa Topogaro, sekolah binaan perusahaan, menampilkan tarian modern yang energik. Penampilan tersebut menghadirkan nuansa ceria sekaligus membuktikan dukungan perusahaan terhadap dunia pendidikan.
Melalui rangkaian hiburan tersebut, Festival Imlek 2026 Huabao menghadirkan perpaduan budaya dan kreativitas yang menyatukan seluruh elemen perusahaan dalam satu panggung kebersamaan.
Hadirkan Tamu Undangan dan Bingkisan Karyawan
Panitia juga mengundang para kepala desa lingkar industri, Camat Bungku Barat, Camat Bumi Raya, pejabat pemerintah daerah, serta mitra perusahaan. Kehadiran mereka memperkuat sinergi antara perusahaan dan lingkungan sekitar.
Pada saat yang sama, manajemen membagikan ribuan bingkisan kepada seluruh karyawan di kawasan industri. Pembagian tersebut menjadi simbol apresiasi atas kontribusi pekerja sepanjang tahun. Dengan langkah itu, perusahaan menunjukkan komitmen untuk menjaga hubungan harmonis dan meningkatkan motivasi kerja.
Festival Imlek 2026 Huabao: Semangat Tahun Kuda Api
Selain menyuguhkan hiburan, Festival Imlek 2026 Huabao mengusung semangat Tahun Kuda Api. Manajemen menanamkan harapan agar seluruh unsur perusahaan menjalani tahun 2026 dengan penuh keberuntungan, keamanan, dan kebahagiaan.
Huabao Indonesia sendiri bergerak di bidang pengelolaan kawasan industri berbasis smelter nikel di Desa Topogaro, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. Perusahaan mengelola kawasan terpadu yang mendukung investasi dan kegiatan produksi secara berkelanjutan. (Ghaff/Teraskabar).






