oleh

Hadiri Acara Povunja di Sigi, Gubernur Sulteng Disambut Adat

-Daerah, Home-200 Dilihat
Bagikan Artikel

Sigi, Teraskabar.id– Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura menghadiri acara Povunja sekaligus meresmikan Museum Desa, Baruga, Taman Pengajian dan Kubur Raja di Desa Bora Kabupaten Sigi, Kamis (21/7/2022).

Kedatangan Gubernur di Desa Bora mendapat sambutan secara adat oleh tokoh masyarakat dan Dewan Adat. Beras kuning, pemasangan siga dan tarian topeaju merupakan bentuk sambutan kepada seseorang yang sangat dihormati.

Baca jugaUsai Dikabarkan Pingsan di Acara Ritual Bersama Presiden, Begini Kondisi Terkini Gubernur Sulteng

Gubernur Rusdy Mastura pada kesempatan itu melakukan peresmian ditandai dengan pengguntingan pita pada museum desa, dilanjutkan dengan makan secara adat bersama para tokoh masyarakat.

Gubernur menyambut baik dan memberikan apresiasi ke pihak panitia serta merasa bangga atas kesadaran masyarakat Bora untuk melestarikan dan melindungi entitas kearifan lokal di Desa Bora, supaya tidak bergeser ataupun hilang.

Baca jugaDetik-detik Gubernur Sulteng Rusdy Mastura Pingsan Seusai Ritual di IKN Nusantara

Menurut Gubernur, Povunja, Baruga, museum desa, dan kubur Raja merupakan bagian dari elemen kebudayaan di Desa Bora Kabupaten Sigi.

Kebudayaan lanjut gubernur merupakan aset potensial yang harus dijaga baik-baik sebagai simbol penguat ikatan emosional, identitas jati diri, dan pemersatu yang tumbuh di Sulawesi Tengah supaya tetap awet bertahan melintasi ruang zaman dan waktu.

Gubernur berharap para stakeholder terkait bersama komponen masyarakat dapat memanfaatkan ikon budaya sebagai aset wisata yang bisa menggerakkan ekonomi kreatif dan membuka lapangan kerja baru sehingga dapat mensejahterakan masyarakat setempat.

Baca jugaSekab Tolitoli Hadiri Isra Mikraj 1443 H di Pantai Gaukan Bantilan Nalu

“Saya berharap dengan tradisi adat syukuran dan peresmian beberapa ikon budaya akan lebih memperkokoh persaudaraan masyarakat, menghidupkan semangat bekerja, berusaha dan berupaya dalam membangun daerah untuk kesejahteraan demi mewujudkan Sulawesi Tengah yang lebih maju dan sejahtera,” jelas gubernur.

Gubernur mengatakan pihaknya telah mengajukan perbaikan infrastruktur jalan raya, kemudahan program KUR dengan bunga 3%, serta program smart village agar masyarakat Sigi dapat mengakses internet untuk memudahkan pemasaran produk yang tujuannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Bupati Sigi yang diwakili kepala BPSDM menjelaskan keberadaan lembaga adat memiliki fungsi mengembang, mengamalkan, memelihara dan membela nilai-nilai luhur adat istiadat serta kepentingan masyarakat adat dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Lembaga adat untuk menyatukan masyarakat dengan berbagai etnis serta suku yang ada di provinsi Sulawesi Tengah.

Lembaga adat ke depannya harus berkontribusi positif sebagai mitra pemerintah dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial dan pembangunan di daerah.

Peresmian musim desa, Baruga, Taman pengajian dan kuburan raja ditutup dengan tari rego dan syukuran hasil panen. (teraskabar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.