Kebiadaban Zionis Israel di Kompleks Medis Al-Shifa, 400 Warga Sipil Syahid

Gaza, Teraskabar.id – Kantor media pemerintah di Gaza mengatakan bahwa tentara pendudukan Israel melakukan kejahatan kemanusiaan yang sangat biadab dengan menghancurkan, membakar dan melibas Kompleks Medis Shifa, serta membunuh dan menangkap lebih dari 700 warga sipil Palestina.

Dia menjelaskan bahwa pendudukan telah membunuh lebih dari 400 orang di dalam dan sekitar kompleks tersebut, dan berusaha menyembunyikan kejahatannya dengan mengeksekusi ratusan warga sipil, yang terluka, dan yang sakit di dalam tembok Kompleks Medis Shifa dengan menutupi mayat-mayat tersebut dengan tumpukan pasir. Tentara pendudukan Israel melibas jenazah, menguburnya di bawah lantai kompleks.

Baca jugaMiliter Penjajah Israel Akui Mengeksekusi 170 Warga dari Rumah Sakit Al-Shifa

Menurut kantor media, pendudukan menangkap lebih dari 300 tahanan, sementara lebih dari 100 warga sipil Palestina masih hilang akibat kejahatan pendudukan yang di luar nalar tersebut.

Dia melaporkan dalam pernyataan pers, bahwa pendudukan menghancurkan dan membakar 32 rumah sakit di Jalur Gaza, sehingga tidak dapat berfungsi lagi. Wartawan pemerintah mengutuk kejahatan penghancuran Kompleks Shifa dan meminta pertanggungjawaban pendudukan.

Saat fajar hari ini, Senin (1/4/2024), pasukan pendudukan mundur sepenuhnya dari dalam kompleks Shifa dan sekitarnya, sebelah barat Kota Gaza, setelah operasi yang berlangsung sekitar dua pekan.

Baca jugaTentara Israel Rudapaksa Wanita Hamil di Hadapan Suami  dan Anak Disaksikan Warga Lain

Saksi mata melaporkan bahwa pasukan pendudukan meninggalkan kehancuran dan kerusakan besar di kompleks tersebut dan sekitarnya, selain menemukan puluhan mayat di daerah tersebut.

Sumber medis memastikan bahwa Kompleks Al-Shifa benar-benar tidak berfungsi setelah bangunannya dibakar, mengingat tingkat kerusakan di kompleks dan bangunan di sekitarnya sangat besar.

Selama 14 hari terakhir, kompleks medis tersebut menjadi sasaran agresi besar-besaran Israel, di mana pasukan pendudukan melakukan berbagai jenis penyiksaan dan kejahatan di dalamnya terhadap pasien, pengungsi, dan staf medis, serta mengeksekusi dan menangkap puluhan orang.

Kesaksian yang keluar dari Rumah Sakit Al-Shifa menunjukkan bahwa teman pasien dieksekusi, ditangkap, atau dipindahkan secara paksa ke Jalur Gaza selatan di bawah ancaman pendudukan. (teraskabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *