Minggu, 9 Agustus 2026
Home, Umum  

Korban Selamat Ungkap Detik-Detik Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Palu

Istri Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Jalani Operasi di RS Bhayangkara
Korban selamat insiden pembunuhan satu keluarga di Jalan PDAM Kelurahan Duyu, Kota Palu. Foto: Fitra

Palu, Teraskabar.id – Nurhanisa (NH), korban selamat dalam peristiwa yang menewaskan suami serta anaknya  di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, kini telah sadar namun masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Palu. Korban selamat ungkap detik-detik pembunuhan suami dan anaknya pada Ahad malam (26/7/2026).

Dalam keterangannya yang beradar luas di media sosial, Nurhanisa menceritakan detik-detik sebelum dirinya mengalami penusukan. Ia mengaku saat kejadian sedang berada di dalam kamar. Ketika hendak keluar untuk mengunci pintu, ia melihat seseorang berdiri di kandang ayam yang berada di area penggilingan.

Melihat sosok pria dengan gelagat aneh karena sementara memegang dua bilah pisau, Nurhanisa mengaku sempat berteriak. “Waktu saya lihat dia, saya sempat teriak hehhh ngapain kau. Dia hanya suruh saya diam saja.”

Menurut pengakuannya, karena merasa takut, ia mengurungkan niat untuk keluar dari kamar. Ia juga mengaku melihat orang tersebut memegang dua bilah pisau yang biasa digunakan untuk memotong ayam dan menyebut pisau itu diambil dari area kandang.

Nurhanisa mengatakan orang tersebut kemudian menghampirinya dan melancarkan aksinya. “Dia pegang tangan saya baru dia tusuk saya,” ujarnya.

Dalam kondisi terluka, Nurhanisa mengaku sempat berusaha mencari telepon genggam untuk meminta pertolongan. Namun, ia tidak menemukan telepon genggam tersebut.

“Saya mau hubungi kalian tapi tidak ada hp saya lihat buat hubungi kalian, ada dua hape yang saya lihat tapi tidak ada juga saya dapat,” ujarnya.

Nurhanisa mengaku akhirnya hanya bisa meminta pertolongan ketika mendengar suara tetangga yang datang ke rumah. Warga kemudian masuk ke dalam rumah dan mengevakuasinya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

  Neta Gelar Customer Gathering di Ramadan 1446H, Bisa General Check Up Gratis dan Bukber

Keterangan Nurhanisa tersebut merupakan pengakuan korban yang kini masih didalami oleh penyidik. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi dan motif peristiwa tersebut. (fitra)