LP2M UIN Palu Asah Keterampilan Perempuan Sigi Buat Produk Ekonomi

Palu, Teraskabar.id– Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu mengasah keterampilan perempuan Sigi membuat produk bernilai ekonomi.

Ketua LP2M UIN Datokarama Palu Dr. H. Sahran Raden, di Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengatakan perempuan memainkan peran sentral dalam menjaga kestabilan dan perkembangan ekonomi di desa.

Baca juga: LP2M UIN Datokarama Palu Turunkan Mahasiswa KKN di 55 Desa

“Perempuan sebagai pilar utama, oleh karena itu perempuan memiliki potensi besar dalam memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian lokal,” kata Sahran Raden.

Namun, pemberdayaan perempuan saat ini masih belum optimal, khususnya perempuan di wilayah pedesaan.

Oleh karena itu, LP2M UIN Datokarama Palu bersama melalui Pusat Study Gender dan Anak bekerja sama dengan Dharma Wanita UIN Datokarama menggelar pelatihan life skil bagi perempuan di Desa Kalawara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi.

Sahran Raden menyebut bahwa perempuan sebagai salah satu penopang ekonomi rumah tangga di desa, maka penting untuk diberikan penguatan terhadap konsep life skill atau kecakapan dan keterampilan hidup.

Baca jugaLP2M UIN Datokarama Bersiap Laksanakan KKN di Thailand Selatan

Menurut dia, penguatan keterampilan perempuan desa membuat produk bernilai ekonomi, tidak hanya sekedar untuk menopang kebutuhan terhadap pemenuhan konsumtif rumah tangga, yang dimainkan oleh perempuan.

Melainkan, juga sebagai satu pendekatan untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga.

“Salah satu problem kekerasan dalam rumah tangga dan perceraian, salah satu faktornya yaitu masalah ekonomi,” ungkapnya.

“Banyak pasangan suami istri bercerai rata rata faktor penyebabnya adalah ekonomi yang berkaitan akses pendapatan untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, pakaian dan perumahan,” ujarnya.

Ia mengatakan salah satu pilar penting untuk mendorong akses perempuan terhadap sumber daya ekonomi yaitu, dengan menerapkan ekonomi inklusi secara konstitusional bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama dan setara terhadap sumber daya ekonomi dalam meningkatkan kecakapan dan ketrampilan hidup.

“Dan UIN Datokarama berupaya mendorong konsep pemberdayaan ekonomi inklusi, bahkan LP2M UIN Datokarama siap membantu dan memfasilitasi secara akademik untuk merancang peraturan Desa Kalawara yang terkait dengan pengembangan ekonomi perempuan di desa,” sebutnya.

Desa Kalawara menjadi salah satu desa binaan UIN Datokarama di Kabupaten Sigi, yang terus dibina dari berbagai pendekatan untuk mengembangkan wawasan masyarakat, spiritualitas, dan keterampilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *