Mantan Camat Rio Pakava Resmi Ditahan Usai Diperiksa hingga Dini Hari

Donggala, Teraskabar.id – Mantan Camat Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Tamrin,  tersangka kasus pengadaan alat website desa tahun 2019, resmi ditahan Penyidik Tipidkor Polres Donggala, Selasa (19/9/2023) dini hari.

Tamrin saat ini dititipkan di sel tahanan Mapolsek Banawa. Dia ditahan selama 20 hari untuk kepentingan pemeriksaan. Total tiga orang tersangka yang sudah ditahan oleh penyidik pada kasus pengadaan alat website desa.

Tamrin tiba di Mapolres Donggala pada Senin pagi pukul 9.00. Wita dengan mengenakan kemeja putih, bercelana hitam, dan membawa tas berwarna hitam berisi dokumen. Pemeriksaan baru selesai pada pukul 02.30 dini hari.

Menurut penasehat hukumnya, Hamka Akib, kliennya tersebut hanya bermasalah soal administrasi namun dikenakan pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Pasal 3 itu berbunyi setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan yang ada padanya yang dapat menimbulkan kerugian negara,” jelas Hamka.

Untuk diketahui, sebelumnya polisi telah menetapkan Direktur CV. Hani Collection Ardiansya dan Mardiana  sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan website desa.

Status hukum tersebut langsung disusul dengan langkah penahanan. Kedua mantan honorer Pemda Donggala itu menjalani pemeriksaa di ruang krimsus kurang lebih 12 jam.

Diketahui keduanya tiba di Mapolres Donggala sekira pukul 13.00. Wita. Pemeriksaa baru selesai pada pukul 00.10.Wita. (teraskabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *