Tolitoli, Teraskabar.id – Proyek disebut siluman mendadak muncul di Dusun Tubele, Desa Kalangkangan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli. Proyek pengerjaan jalan coor beton di dusun itu tanpa papan pemberitahuan pagu anggaran.
“Muncul proyek siluman di Kalangkangan berupa pekerjaan coor beton jalan yang tak dipasangi papan proyek itu infonya milik salah seorang pengusaha dari Palu,” kata Ruslan warga di dusun tersebut, kepada media ini, Sabtu (5/09/2026).
Proyek pengerjaan jalan coor di Dusun Tubele yang baru dimulai sejak dua hari lalu tersebut, kata Ruslan, berasal dari APBD Provinsi Sulteng, namun tidak diketahui berapa besar nilai kontrak yang dipergunakan dalam pengerjaan disebabkan tidak memiliki papan pemberitahuan.
“Proyek seperti ini bukan hanya di Desa Kalangkangan tetapi ada juga di Desa Sandana dengan kontraktor yang sama,” ceritanya.
Jika proyek jalan itu berasal dari anggaran negara tentunya memiliki papan nama. Identitas menjadi dasar kalau kegiatan yang dilaksanakan mempunyai legalitas, misalnya siapa yang menjadi pihak ketiga.
” Kalau tidak punya identitas berarti siluman,” singgung Ruslan.
Direktur LSM Bumi Bakti, Ahmad Pombang, menjelaskan, papan nama proyek adalah sebagai sarana informasi kepada masyarakat untuk mengetahui jenis kegiatan proyek yang dananya melekat di dinas apa, anggaran berapa, jumlah volume, perusahaan apa, waktu pelaksanannya berapa hari.
” Semuanya itu merupakan implementasi azas transparansi sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan,” katanya.
Praktik pengerjaan proyek tanpa identitas tidak sesuai dengan amanah Undang Undang Nomor: 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), serta Perpres di mana mengatur setiap pembangunan fisik yang anggarannya dari negara wajib untuk memasang papa nama proyek.
Pekerjaan proyek tanpa papan nama informasi terindikasi akal-akalan untuk mengelabuhi masyarakat agar tidak termonitor besarnya anggaran.
“Patut diduga pelaksanaan proyek jalan di Tubele sengaja menyembunyikan informasi dari pengawasan publik, tidak transparan,” imbuhnya. (ram)






