Sabtu, 11 Juli 2026

Nakes dan Pegawai Puskesmas Kayamanya Poso Mogok Kerja

Nakes dan Pegawai Puskesmas Kayamanya Poso Mogok Kerja
Puskesmas Kayamanya Poso. Foto: Istimewa

Poso, Teraskabar.id – Tenaga Kesehatan (Nakes) dan pegawai Puskesmas Kayamanya  Poso kota, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, aksi mogok kerja, Rabu (17/6/2026). Hal ini diakui oleh sejumlah pasien yang datang dari beberapa kelurahan di Kecamatan Poso Kota kepada media ini.

” Betul pak, sebenarnya jika ada persoalan internal mereka jangan korbankan pelayanan publik seperti mogok kerja. Kami masyarakat dirugikan pak, ongkos ojek dan ternyata harus ke Pukesmas lain seperti di Puskesmas Kawua atau ke Puskesmas Lawanga,” kata seorang ibu yang merupakan pasien asal Kelurahan Gebangrejo Timur kepada media ini di depan Puskesmas Kayamanya, Rabu pagi.

Sementara itu kepala Dinas Keseharan Kabupaten Poso, dr. Taupan Karwur yang dihubungi media ini membenarkan jika hari ini pegawai dan tenaga Kesehatan Puskesmas Kayamanya mogok kerja sehingga Puskesmas tersebut tidak beroperasi.

“Iya benar, hari ini mereka tidak memberikan pelayanan publik dan mogok kerja. Hal itu disebabkan oleh persoalan internal mereka. Namun sudah kami panggil Kepala Puskesmasnya dan carikan jalan keluarnya. Sehingga besok Kamis (18/6/2026), pelayanan kesehatan bagi warga di Kecamatan Poso Kota akan kembali beroperasi dan normal seperti biasa lagi,” tutur Kadis.

Untuk sementara, pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat diarahkan ke Puskesmas terdekat lainnya.

“Agar pelayanan kesehatan tetap berjalan kami arahkan warga ke Puskesmas terdekat lainnya seperti Puskemas Lawanga di Poso Kota Utara dan Puskesmas Kawua di Kecamatan Poso Kota Selatan,” ujar dr. Taupan.

Kepala Puskesmas (Kapus) Kayamanya, Maulidin, SKM., saat dikonfirmasi mengenai aksi mogok kerja para pegawai dan Nakes Puskesmas Kayamanya mengatakan aksi tersebut dipicu oleh kebijakan yang ditentang oleh mereka.

“Ia Pak,, hari ini ada aksi mogok kerja semua pegawai Puskesmas Kayamanya. Ini dipicu karena adanya kebijakan yang baru-baru ini saya ambil terkait pekerjaan pelayanan kesehatan di lapangan. Hal ini tidak bisa di terima oleh sebagian teman-teman sehingga dengan keras mereka menentang dan serentak melakukan perlawanan dengan aksi mogok kerja,” ujarnya.

  PT Vale Gelar Service Excellence Improvement Program bagi Nakes Puskesmas Bahomotefe

Ia tak menyangka mereka akan menempuh aksi senekat itu yang berujung terganggunya pelayanan public.

“Ini tidak terpikirkan jika mereka akan senekat itu melakukan mogok dan secara otomatis  menganggu pelayanan public,” ujarnya.

“Tuntutan mereka hanya satu yaitu copot kepala Puskesmas. Saya katakan jika itu permintaan kalian saya setuju mundur asalkan jangan korbankan hak masyarakat di Kecamatan Poso Kota untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.. Setelah sudah damai dan setuju, besok pelayanan kesehatan akan kembali seperti biasa,” tutup Kapus. (deddy)