Palu, Teraskabar.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kota Palu, Andono Wibisono, menekankan dua poin penting terkait rencana pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang atau PSU di 9 Tempat Pemungutan Suara atau TPS di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Cak Ando panggilan akrabnya, meminta jajaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dapat menegakkan aturan sebagaimana UU Kepemiluan, PKPU dan Amanah Bawaslu.
Baca juga: Dua TPS di Parimo Berpotensi PSU, Ini Penyebabnya
‘’Pokok perkaranya yang dominan adalah pemilih ber KTP di luar Kota Palu. Ini mestinya tidak boleh menyalahi ketentuan. Wajar bila diulang,’’ kata Andono, Ahad (18/2/2024), menyikapi rencana PSU Pemilu 2024, sekaligus mengapresiasi kinerja Bawaslu yang tanggap dan cepat.
Sebagaimana diketahui katanya, ada sembilan TPS di Kota Palu terpaksa menggelar PSU. Mengutip keterangan Ketua KPU Palu, Idrus, PSU akan dilaksanakan serentak pada tanggal 24 Februari 2024.
Idrus secara rinci menyebutkan sebaran lokasi PSU. Di Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, PSU dilaksanakan di TPS 11 dan TPS 18.
Baca juga: 27 TPS di Sulteng Berpotensi PSU, Terbanyak di Kota Palu
Di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, PSU dilaksanakan di TPS 41 dan TPS 42. Sedangkan di Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, PSU dilaksanakan di TPS 7. Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, PSU akan berlangsung di TPS 9. Sedangkan di Kelurahan Pengawu dua TPS yaitu TPS 9 dan TPS 22. Terakhir TPS 17 Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi.
Sayangnya, Idrus tak menyebut total pemilih di sembilan TPS tersebut.
Menyikapi hal ini, Cak Ando meminta seluruh kader dan simpatisan Perindo untuk hadir di sembilan TPS memberikan hak suara dan sekaligus menjadi pengawas di luar TPS yang baik, tertib dan mendukung kelancaran.
Baca juga: Satu TPS di Touna Direkomendasi PSU untuk Pilpres
‘’Kita ciptakan pemilu yang jujur, adil dan rahasia. Konstitusi mengamanahkan kita semua wajib menjaga. Termasuk kota kita Palu agar semua berjalan lancar,’’ imbuh Tenaga Ahli Gubernur bidang Komunikasi Publik itu.
Ia sendiri hingga kini terus memonitor setiap Dapil bersama DPW dan DPP Perindo. ‘’Kita memiliki aplikasi real count dan rekapitulasi data C1 dari saksi yang tersebar di sembilan ribuan TPS di Sulteng. Doakan semua sesuai target politik. Karena kita sudah harus segera menyejaterahkan Warga Palu. Itu visi besar,’’ tutupnya. (teraskabar)







