Pengembangan Batik Kelor Palu, Pemkot Kirim 30 Orang Belajar Membatik

Palu, Teraskabar.id –  Pemerintah Kota (Pemkot) Palu akan mengirim 30 orang ke sentra pembuat batik di Pulau Jawa untuk belajar membuat batik tulis. Tujuannya, agar Kota Palu juga memiliki batik tulis dengan motif daun kelor.

“Awal tahun ini kita mengikutsertakan 30 orang untuk belajar membuat batik tulis agar kita juga memiliki batik tulis tapi motifnya tenun daun kelor, ini sebagai upaya pengembangan batik kelor Palu,” kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid pada Dialog Publik Membangun Sinergitas Masyarakat Sulawesi Selatan dengan Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat Kota Palu, bertempat di Warkop Bangopi Jalan Setia Budi Kota Palu, Jumat malam (21/1/2023).

Untuk diketahui, ada banyak sentra batik di Pulau Jawa. Misalnya, Sentra Batik Trusmi Cirebon yang terletak di kawasan Plered dan sejak dulu sudah terkenal sebagai sentra pengrajin batik terbaik di Indonesia.

Sentra Batik Trusmi terletak di kawasan Plered, sebuah desa yang jaraknya sekitar 4 kilometer sebelah barat Kota Cirebon. Di sentra batik Trusmi ini terdapat sekitar 3.000 pelaku industri kreatif. Wisatawan boleh berkunjung ke kawasan sentra batik Trusmi sekaligus belajar membatik secara langsung dari pengrajin batik.

“Sentra batik terbaik yang ada di Palau Jawa kita manfaatkan untuk transfer pengetahuan membatik agar upaya pengembangan batik kelor Palu bisa berkesinambungan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *