Morowali, Teraskabar.id – Pohon tumbang di Morowali langsung memicu respons cepat lintas instansi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Wosu, Kecamatan Bungku Barat, Senin malam (2/3/2026), sekitar pukul 20.00 Wita. Peristiwa pohon tumbang di Morowali itu sempat mengganggu arus lalu lintas dan menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi gangguan listrik.
Ika Safitri Ismail Pimpin Pengamanan Jaringan
Kepala PLN Bungku, Ika Safitri Ismail, segera turun langsung ke lokasi setelah menerima laporan. Ia memimpin tim teknis untuk mengamankan jaringan listrik di sekitar titik kejadian dan memastikan kondisi tetap terkendali.
“Kami langsung bergerak begitu menerima informasi. Kami prioritaskan pengamanan jaringan agar tidak membahayakan masyarakat dan tidak menimbulkan gangguan listrik yang meluas,” tegas Ika.
Ia menjelaskan bahwa tim melakukan pengecekan menyeluruh sebelum proses pembersihan pohon berlangsung.
“Kami pastikan kabel dalam kondisi aman. Jika ada potensi risiko, kami tangani lebih dulu agar proses evakuasi berjalan lancar,” ujarnya.
Apresiasi untuk Sinergi Lintas Instansi dalam Penanganan Pohon Tumbang di Morowali
Ika Safitri Ismail juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak. Ia mengucapkan terima kasih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali, personel Brimob dari Polres Morowali, serta anggota Polsek Bungku Barat yang sigap membantu di lapangan.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada BPBD, Brimob Polres Morowali, dan Polsek Bungku Barat atas kerja sama dan respons cepatnya. Sinergi ini sangat membantu kami dalam mengamankan jaringan dan mempercepat penanganan,” ungkapnya.
Sementara itu, BPBD Morowali mengerahkan personel untuk memotong dan mengevakuasi batang pohon yang menutup badan jalan. Aparat kepolisian dari Brimob Polres Morowali dan Polsek Bungku Barat sangat aktif dilapangan.
Kolaborasi yang solid mempercepat normalisasi kondisi di lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aparat tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca buruk yang berpotensi kembali memicu kejadian yang sama.
Sebagai penutup, seluruh pihak menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana serupa. Mereka memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama, terutama dalam menjaga keselamatan. (Ghaff/Teraskabar).






