Donggala, Teraskabar.id– Sekitar ribuan warga terdampak banjir di Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Berdasarkan hasil pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng, banjir yang melanda lima desa di Kecamatan Banawa Selatan pada Senin (24/6/2024) sekitar pukul 13.30 Wita, telah merendam rumah milik 1.013 kepala keluarga (KK). Rinciannya, sebanyak 257 KK di Desa Watatu, 482 KK di Desa Mbuwu, 100 KK di Desa Tanampulu, 174 KK Desa Sarumana.
Baca juga: Gubernur Sulteng akan Meninjau Lokasi Gempa Bumi di Sigi Hari Ini
“Desa Salumpaku masih dalam pendataan,” kata Kepala BPBD Provinsi Sulteng Akris Fattah, Rabu (26/6/2024).
Akris menjelaskan, banjir yang menyebabkan dua unit rumah hanyut ini akibat wilayah Banawa Selatan diguyur hujan deras, menyebabkan debit air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga.
Banjir tersebut juga menyebabkan jalan penghubung Desa Watatu dan Desa Mbuwu terputus akibat longsor.
Baca juga: Akris Fattah Dilantik Jadi Kepala BPBD Sulteng, Arfan Gantikan Fahruddin
Beruntung, bencana banjir kali ini tidak menyebabkan terjadi korban jiwa.
Akris menambahkan, kebutuhan mendesak warga saat ini di antaranya, sembako, beras, perlengkapan tidur, perlengkapan dapur, alat berat untuk normalisasi sungai dan mobil tangki air.
Baca juga: Tiga Desa Terendam Banjir di Parimo, 350 Jiwa Terdampak
“Situasi terakhir, hujan telah reda, air telah surut dan tim gabungan melakukan penyaluran sembako,” tambahnya.
Saat ini kata Akris, tim BPBD masih melakukan assessment di lokasi untuk mendata dampak banjir. (red/teraskabar)






