Poso, Teraskabar. id– Ruas jalan Napu yang menghubungkan antara Kabupaten Poso di Desa Dongi-Dongi menuju Kabupaten Sigi dan Kota Palu, kini sudah bisa dilalui kendaraan, Rabu (17/6/2026), setelah sehari sebelumnya terputus akibat gempa tektonik magnitudo 6,7.
“Ruas jalan Napu – Palu sudah ditangani oleh dinas BMPR dan kendaraan sudah bisa melintas,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR), Dr. Faidul Keteng, ST., MT., M.Si melalui pesan whatsApp, Rabu siang (17/6/2026).
Seorang sopir kendaraan angkutan Palu – Napu yang dimintai keterangannya membenarkan jika ruas jalan Napu- Palu saat ini sudah normal kembali.
” Iya benar pak, kemarin saya tak bisa lewat untuk mengantarkan penumpang saya ke Napu setelah gempa, sebab jalan terputus akibat retak dan berlubang yang menganga. Namun pihak Dinas BMPR Sulteng langsung tanggap dan bekerja cepat memperbaiki jalan tersebut. Sehingga saya sudah bisa lagi tembus Napu siang ini,” tutur Adi kepada Teraskabar.Id melalui telepon genggamnya.
Seperti diketahui dampak dari gempa bumi dengan magnetudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah kemarin selain menimbulkan kerusakan terputusnya koneksitas pada ruas jalan Poso-Napu dan Napu – Palu, juga menurut BPBD Poso, menimbulkan dampak kerusakan pada 12 unit rumah rusak berat di Desa Dongi-Dongi dataran Napu Kabupaten Poso dan 3 unit rumah warga Desa Tumora Kecamatan Poso Pesisir Utara.
Saat ini pihak Pemda Poso telah menerjunkan dinas terkait untuk memberikan bantuan makanan dan kebutuhan pascabencana bagi 15 kepala keluarga yang terdampak bencana gempa tersebut. (deddy)






