Minggu, 15 Maret 2026

Rumah Warga di Beteleme Langganan Banjir, Henny Humbu Bantu Atasi Penyebabnya

Rumah Warga di Beteleme Langganan Banjir, Henny Humbu Bantu Atasi Penyebabnya

Lembo, Teraskabar.id – Akibat Hujan deras mengguyur wilayah Lembo dan sekitarnya, pada Selasa malam (10/2/2026), beberapa rumah warga di Desa Beteleme, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, terendam banjir. Rumah Warga di Desa Beteleme langganan banjir dan menjadi pemandangan lazim setiap turun hujan.

Salah satu warga Beteleme, Lin Tolede, yang jadi korban banjir ketika ditemui di rumahnya pada, Rabu malam (13/2/2026), mengatakan penyebab banjir ini akibat genangan air hujan karena saluran yang berada di sisi jalan Trans Sulawesi tersumbat. Sehingga, air masuk ke rumah warga hingga ke dapur warga dan membasahi tumpukan gabah padi.

Rumah orang tua, Mayjen TNI (Purn) Sulaiman Agusto Hambuako-mantan calon Wakil Gubernur Sulteng- yang bersebelahan rumah dengan Lin Tolede, juga ikut terendam banjir.  

Dengan kejadian tersebut, Lin Tolede sebagai salah satu warga terdampak, langsung menghubungi kepala Desa Beteleme, Anggota DPRD Henny Humbu, bahkan sopir Bupati Morowali Utara, memohon untuk turun melihat langsung dampak genangan banjir akibat curah hujan semalam.

Ia  juga menjelaskan, setiap hujan turun, air selalu masuk menggenangi rumahnya akibat kiriman air dari wilayah perbukitan sekitarnya. “Karena saluran tidak lancar sehingga air dari gunung lari masuk semuanya ke sini, apalagi kami agak rendah di sini sehingga terkumpul semuanya di sini,” kata Lin Tolede.

Rumah Warga di Beteleme Langganan Akibat Saluran Tersumbat

Anggota DPRD Kabupaten Morowali Utara, Henny Humbu, yang dihubungi oleh Lin Tolede, langsung merespon dan  turun langsung meninjau lokasi rumah warga Beteleme yang mengalami banjir.

Saat kunjungan, Henny Humbu melihat langsung sisa genangan banjir yang masih merendam halaman warga.

“Ini saluran di sisi badan jalan trans Sulawesi yang tidak mampu mengalirkan air hujan dan posisinya lebih tinggi dari halam warga sehingga air masuk ke rumah warga,” kata Henny.  

  DPR Ancam Tahan Dana Transfer Jika Tidak Gunakan Bank Daerah

“Jadi saluran air di sisi jalan trans ini tidak ada gunanya,” tambahnya.

Menyikapi kondisi tersebut, ia berjanji akan memperjuangkan aspirasi warga terdampak ke Komisi III DPRD Kabupaten Morowali Utara.

Ia juga meminta kepada kepala desa selaku pemerintah desa untuk segera membuat proposal, agar bisa diajukan penganggarannya melalui dinas PUPR. Sehingga, kejadian serupa setiap hujan turun air menggenangi rumah warga bisa segera teratasi. (red/teraskabar)