Sekkab Donggala Akui Keuangan Daerah Sudah Sandar Jarum

Donggala, Teraskabar.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Donggala, Rustam Effendi mengatakan,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala hanya sanggup menyiapkan anggaran Pilkada Donggala 2024 sebesar Rp32 miliar.

Menurut Rustam, angka ini tertuang dalam dokumen APBD Donggala 2024 yang dibahas Badan Anggaran bersama Pemkab Donggala. Pada pembahasan anggaran 2023, TAPD bersama Badan Anggaran merasionalisasi angka  Rp49 miliar menjadi Rp32 miliar.

Baca jugaAnggaran Pilkada Donggala Hanya Rp32 Miliar, KPU Pasrah

Pemkab Donggala beralasan tidak bisa menyanggupi permintaan KPU disebabkan anggaran daerah yang minim.

“Pemkab tidak bisa memenuhi permintaan KPU Rp49 miliar, karena angka yang dibahas TAPD dan Badang Anggaran hanya sebesar Rp32 miliar. Angka itu tidak bisa lagi diubah karena sudah menjadi peraturan daerah (Perda) apalagi memang uang tidak tersedia, dari pada di-iyakan resiko bagi Pemkab,” kata Sekkab Rustam, Senin (1/7/2024).

Rustam menegaskan,  Pemkab Donggala tidak ada siasat atau maksud lain karena memang real Kondisi keuangan daerah.

Mantan kepala Bappeda itu mengungkapkan, pada Pilkada 2019, nilai NPHD hanya Rp37 miliar, namun sukses juga pelaksanaan pilkada, bahkan ada kelebihan anggaran.

Baca juga112 Peserta dari 14 Provinsi Mengikuti Kejuaraan Nasional Paragliding Troi 2022 di Parimo

“Agar KPU Donggala tahu, keuangan daerah sudah sandar jarum. Intinya, Pilkada harus jalan, anggaranya sesuai hasil rasioanalisasi yang tertuang dalam batang tubuh APBD,” ujarnya menyikapi permintaan KPU Donggala untuk penambahan dana Pilkada Donggala 2024.

Jawban dari Sekkab Donggala Rustam Effendy tersebut hanya bisa disikapi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Donggala dengan pasrah atas anggaran Pilkada Donggala hanya sebesar Rp32 miliar. Sementara tahapan Pilkada masih banyak yang belum terlaksana.

Sebagaimana dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang sudah ditandatangani bupati periode sebelumnya, nilai NPHD berada di angka Rp49 Miliar untuk anggaran Pilkada Donggala 2024.

Ketua KPU Donggala, Nubia mengaku sudah  menerima jumlah anggaran sebesar Rp32 miliar itu dengan resiko akan ada tahapan Pilkada yang tidak bisa terbiayai.

Baca jugaGubernur Sulteng Akui PT Vale Berkontribusi pada Pembangunan Daerah

“W.slam..qt terima sesuai kemampuan Pemda saat ini dan akan laksanakan tahapan sesuai kemampuan dana yg diberikan Pemda, yang pasti akan ada tahapan yang tidak dapat terbiayai degan angka Rp32 Miliar itu,” ungkap Nurbia kepada media ini, Senin (1/7/2024).

Yang menjadi kendala sekarang lanjut Nurbia,  Pemda enggan mencairkan dana apapun. Hingga saat ini, KPU Donggala baru menerima 5% atau sejumlah Rp2,5 Miliar dari total pembiayaan tahapan Pilkada 2024 senilai Rp32 Miliar.

“Dana itu akan habis awal Juli ini,” tambahnya. (teraskabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *