Sulteng Diharap Jadi Pionir Sistem Perkebunan Sawit Berkelanjutan

Palu, Teraskabar.id – Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) diharap menjadi pionir sistem perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Indonesia.

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura saat menghadiri dan membuka Rakor Tata Kelola Perkebunan Kelapa Sawit di Sulteng.

Gubernur Rusdy mengatakan, Rakor Tata Kelola Perkebunan Kelapa Sawit menjadi momentum penting untuk melakukan monitoring dan evaluasi, memberi usul dan masukan, serta mendorong riset dan inovasi guna mewujudkan sistem pekebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Negeri Seribu Megalit, Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca jugaBegini Cara Perusahaan Sawit di Sulteng Lakukan Modus Kejahatan Keuangan

Ia pun berharap, Rakor yang diinisiasi Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah ini memberi hasil-hasil yang menjadi simpulan dan rekomendasi dan dapat terimplementasi dengan maksimal, agar Sulawesi Tengah dapat menjadi pionir sistem perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Indonesia.

“Semoga Sulawesi Tengah dapat menjadi sentra produksi kelapa sawit di Indonesia dengan adanya kebijakan hilirisasi industri sawit,” kata Gubernur Rusdy saat menyampaikan sambutan pada Rakor Tata Kelola Perkebunan Kelapa Sawit, Selasa (4/6/2024).

Baca juga: 43 Perusahaan Sawit di Sulteng Tanpa HGU, Menteri ATR/BPN Perintahkan Bentuk Tim

Terakhir, Gubernur Rusdy menekankan beberapa hal, di antaranya;

1) Perusahaan perkebunan sawit wajib mengikuti regulasi yang berhubungan dengan tata kelola perkebunan sawit menuju sistem perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan,

2) Pemerintah daerah harus memastikan legalitas perusahaan dalam operasional baik kebun maupun pabrik. Legalitas yang dimaksud, diantaranya adalah Hak Guna Usaha (HGU) untuk perkebunan atau Hak Guna Bangunan (HGB) bagi pabrik kelapa sawit.

Turut hadir, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Kesra merangkap Plh Kadis Perkebunan dan Peterbakan Rohani Mastura, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rudi Dewanto. (teraskabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *