Minggu, 8 Maret 2026
Ekbis, Home  

TelkomGroup Amankan Infrastruktur Telekomunikasi Kritikal pada Pemilu 2024

TelkomGroup Amankan Infrastruktur Telekomunikasi Kritikal pada Pemilu 2024

Jakarta, Teraskabar.id – TelkomGroup melakukan pengamanan terhadap infrastruktur telekomunikasi kritikal yang wajib diamankan, memerlukan optimalisasi resource internal serta kerja sama eksternal guna menyukseskan agenda nasional pemilihan umum (Pemilu), 14 Februari 2024.

Pemilu 2024 merupakan iven strategis nasional yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali, untuk pemilihan Presiden Republik Indonesia dan legislatif, sehingga harus dipastikan keberhasilannya. Pesta demokrasi ini menjadi momentum besar bagi seluruh masyarakat Indonesia. Untuk itu, Telkom memastikan seluruh layanan telekomunikasi baik konektivitas, layanan digital hingga cyber security dapat beroperasi dengan lancar dan aman,” kata Direktur Network & IT Solution Telkom, Herlan Wijanarko melalui keterangan resmi yang diterima media ini, Selasa (13/2/2024).

Baca jugaKPU Sulteng Undang Media, Bahas Optimalisasi Peran Media Jelang Kampanye Pemilu 2024

Secara umum, TelkomGroup melakukan pengamanan infrastruktur dan layanan di KPU Pusat dan 519 lokasi KPU daerah, kerja sama B2B MileNetwork dengan Telkom, serta kolokasi data center neuCentriX di sembilan kota di Indonesia, dengan kapasitas total mencapai 84,15 Gbps mencakup layanan IP Transit, Metro Ethernet, VPN IP, IndiHome, dan BigBox.

Selanjutnya, Telkom juga melakukan optimalisasi pada 37 site radio dan 72 site transport, serta pengecekan kondisi baterai untuk Base Trasnceiver Station prioritas. Selain itu, juga disiapkan unit terminal Starlink di Bogor dan Papua Area untuk pengamanan kualitas layanan.

Selain itu, sebanyak 87 posko yang mencakup nasional, regional, hingga anak perusahaan telah disiagakan selama 24×7 untuk memonitor kualitas infrastruktur dan layanan selama pesta demokrasi berlangsung.

Baca jugaTelkom Amankan Kualitas Infrastruktur Telekomunikasi Jelang G20 Summit 2022

Untuk itu, Telkom membentuk Satuan Tugas yang bertanggung jawab dalam mendukung pelaksanaan pesta demokrasi tiap lima tahun ini demi memastikan infrastruktur dan layanan Pemilu, baik di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat maupun Daerah dapat beroperasi dengan baik.

  Semua Petahana Calon DPD Dapil Sulteng Belum Memenuhi Syarat Hasil Vermin KPU

TelkomGroup juga secara aktif berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait seperti Bakamla, Polri, TNI, termasuk mengantisipasi pekerjaan pihak ketiga selama Pemilu yang bisa mengganggu infrastruktur dan layanan.

Pengamanan juga dilakukan untuk mengantisipasi force majeure (gempa bumi, banjir, tanah longsor, kebakaran) agar tetap dapat menjaga kenyamanan pengalaman digital pelanggan.

Baca jugaPolda Sulteng Siapkan 812 Personel Amankan Kampanye Capres Ganjar Pranowo

Herlan menambahkan, bahwa sebanyak 87 posko yang mencakup nasional, regional, hingga anak perusahaan telah disiagakan 24×7 untuk memonitor kualitas infrastruktur dan layanan selama pesta demokrasi berlangsung. “Mari bersama-sama kita sukses pesta demokrasi rakyat ini dan semoga memberikan hasil yang terbaik untuk rakyat Indonesia,” tutup Herlan.

Sementara itu, Telkomsel telah melakukan antisipasi terhadap lonjakan trafik pada 680 titik keramaian, yang terdiri dari titik operasional KPU, Bawaslu, hingga Aparatur Penegak Hukum dan lokasi penting lainnya. Keseluruhan layanan telah melalui tahap pengecekan dan uji coba layanan (rehearsal test) demi memastikan keandalan layanan.

“Mari bersama-sama kita sukses pesta demokrasi rakyat ini dan semoga memberikan hasil yang terbaik untuk rakyat Indonesia,” kata Herlan. (teraskabar)