Tiga Bacalon Bupati Donggala Terima Rekomendasi DPP PAN

Palu, Teraskabar.id – Tiga nama bakal calon Bupati Kabupaten Donggala memperoleh rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) untuk suksesi kepemimpinan periode 2024-2029. Mereka itu adalah Widya Kastrena, Vera Elena Laruni dan Rusli Dg Palabbi.

Dua bakal calon Bupati Donggala menerima langsung surat rekomendasi tersebut dari Tim Pilkada DPP PAN di Jakarta yaitu Rusli Dg Palabbi dan Vera Elena Laruni. Rusli Dg Palabbi merupakan ketua DPW PAN Sulteng, sedangkan Vera Elena Laruni adalah ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Donggala.

Vera Elena Laruni dikonfirmasi media ini membenarkan jika dirinya salah satu bakal calon bupati Donggala yang menerima rekomendasi dari Tim Pilkada DPP PAN.

Baca jugaPilkada Donggala 2024, DPP PAN Terbitkan 2 Rekomendasi Penugasan

“Saya terima langsung rekomendasinya di Jakarta,” kata Vera Laruni dihubungi, Sabtu malam (18/5/2024).

Sementera itu, Ketua DPW PAN Sulteng, Rusli Dg Palabbi, menjelaskan, dirinya merupakan salah satu penerima rekomendasi dari Tim Pilkada DPP untuk ikut kontestasi Pilbup Donggala 2024. Rekomendasi tersebut, ia terima langsung dari Ketua Tim Pilkada DPP PAN, Yandri Susanto, di Jakarta.

Sedangkan rekomendasi untuk Widya Kastrena, diserahkan oleh Ketua DPW PAN Sulteng, pada Ahad (12/5/2024,) di Rumah DPW PAN Sulteng dan diterima oleh Tim Pilkada DPD PAN Donggala.

Sekaitan nama Vera Elena Laruni yang juga memperoleh rekomendasi dari DPP PAN untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) Donggala 2024, Ketua DPW PAN Sulteng Rusli Dg Palabbi membenarkannya.

“Iya, seperti yang beredar di media,” kata Rusli menjawab diplomatis.

Baca jugaMasrifan Ranroe Dilantik Menggantikan Widya Kastrena

Rusli mengakui, hingga saat ini, dirinya sebagai ketua DPW PAN Sulteng belum melihat secara langsung rekomandasi untuk Vera Elena Laruni karena DPW belum menerima surat tembusan dari DPP.

“Tapi sampai saat ini belum ada tembusan rekomendasi ke DPW.

Ia menjelaskan, mekanisme pemberian rekomendasi yang biasanya dilakukan oleh Tim Pilkada DPP PAN, ada tiga rangkap. Masing-masing 1 rangkap untuk DPW, 1 rangkap untuk DPD, serta 1 rangkap untuk bersangkutan.

Sebelumnya diberitakan, DPP PAN mengeluarkan 2 rekomendasi untuk bakal calon (Bacalon) Bupati Donggala periode 2024- 2029. Kedua Bacalon tersebut adalah Rusli Dg Palabbi dan Widya Kastrena. Rusli Dg Palabbi adalah ketua DPW PAN Sulteng sedangkan Widya Kastrena adalah mantan anggota DPRD Kabupaten Donggala periode 2019-2024.

“Saya dan ibu Widya Kastrena diberi rekomendasi dan penugasan oleh DPP PAN maju Pilbup (Pemilihan Bupati) Donggala 2024,” kata Ketua DPW PAN Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusli Dg Palabbi melalui WhatsApp, Ahad malam (11/5/2024).

Baca juga: Nizar Rahmatu Terima Rekomendasi PAN Sebagai Bacalon Bupati Parimo

Menurut Rusli, rekomendasi untuk dirinya, ia terima langsung dari Ketua Tim Pilkada DPP PAN, Yandri Susanto, di Jakarta.

Kemudian rekomendasi untuk Widya Kastrena yang merupakan anak dari Ketua DPD PAN Kabupaten Donggala Kasman Lassa, diserahkan oleh Ketua DPW PAN Sulteng, pada Ahad (12/5/2024,) di Rumah DPW PAN Sulteng dan terima oleh Tim Pilkada DPD PAN Donggala.

“Rekomendasi untuk saya diserahkan langsung oleh Pak Yandri Susanto selaku ketua tim Pilkada DPP PAN,” kata Rusli.

Ia menjelaskan, rekomendasi untuk dirinya pada prinsipnya sebagai back up untuk Widya Kastrena dalam mengembang tugas yang tertera pada poin pertama dalam surat rekomendasi DPP PAN, yaitu membangun komunikasi dengan parpol untuk mempersiapkan koalisi parpol dalam memenuhi persyaratan mengusung satu pasangan calon di Pilbup Donggala.

“Namanya back up tentu untuk membantu ibu Widya Kastrena,” ujarnya.

Sebab, kata Rusli, awalnya ia berencana maju di Pilgub Sulteng. Namun, DPP kemungkinan memiliki pertimbangan lain sehingga menugaskannya untuk maju di Pilkada Donggala.

Baca jugaVera Laruni Pimpin Perindo Donggala

Adapun 5 poin penugasan berdasarkan yang tercantum dalam rekomendasi DPP PAN tersebut adalah;

Pertama,  mencari pasangan sebagai calon wakil bupati Donggala periode 2024-2029.

Kemudian, mendapatkan koalisi partai politik lain untuk memenuhi persyaratan pencalonan di Pilkada serentak 2024.

Selanjutnya, membangun komunikasi yang intensif dengan para pengurus di tingkat DPW, DPD dan DPC, serta Dewan Pimpinan Ranting Teritorial (DPRT) PAN karena menjadi salah satu aspek penting yang harus dilakukan untuk menggerakkan mesin partai di tingkat lokal.

Bakal calon juga diminta untuk melaksanakan kerja kerja politik yang cerdas, cepat dan konsisten agar dapat memenangkan Pilkada 2024.

Poin penugasan terakhir adalah kewajiban bagi bakal calon untuk menanggung biaya survei yang dilakukan oleh lembaga survei yang ditunjuk oleh DPP PAN. (teraskabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *