Parigi Moutong, Teraskabar.id – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Desa Avolua dan Desa Uevolo, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, tak kunjung padam.
Berdasarkan laporan Sekretaris Desa Uevolo, hingga Kamis malam (5/2/2026), kobaran api dilaporkan masih melanda hutan dan lahan di Desa Uevolo dan Desa Avolua sejak kebakaran mulai melanda wilayah dua desa bertetangga itu pada Ahad (1/2/2026), sekitar pukul 15.00 Wita. Praktis kebakaran melanda wilayah tersebut sudah berlangsung selama 5 hari.
Kobaran api yang tak kunjung padam melanda Desa Uevolo dan Desa Avolua membuat warga di dua desa tersebut menjerit meminta tolong kepada pemerintah daerah untuk serius menangani Karhutla tersebut.
Warga bahkan menggunakan media sosial untuk menyuarakan aspirasinya agar segera mendapat penanganan serius dari bupati Parigi Moutong dan Gubernur Sulawesi Tengah. Melalui akun Facebook Opan WO, menyuarakan kepada Pemda untuk mengerahkan helicopter karena sudah banyak kebun warga hangus terbakar. Warga hanya bisa pasrah melihat api terus merembet ke kebun kebun lainnya.
Opan WO mengungkapkan, tanpa menurunkan helicopter, akan sulit memadamkan kobaran api yang berada di puncak perbukitan. Sebab, mobil pemadaman kebakaran tak bisa menjangkau wilayah perbukitan karena kondisi medan yang ekstrem.
Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak otoritas terkait. (red/teraskabar)







