Palu, Teraskabar.id – Surahmi, salah satu relawan BANTAYA Sangganipa dan juga merupakan saksi luar Tim Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, Rusdy Mastura-Sulaiman Agusto menemukan kejadian khusus yang terindikasi kecurangan sistematis di Pilkada Sulteng 2024.
Koordinator Kelurahan Kawatuna Relawan BANTAYA Sangganipa ini menyaksikan secara langsung suara Paslon nomor urut 3, Rusy Mastura-Sulaiman Agusto, sah namun dinyatakan tidak sah.
Kronologi kejadiannya adalah di TPS 7 Kelurahan Kawatuna, Rabu (27/11/2024), sekitar pukul 16.00 Wita, Koordinator Kelurahan Relawan Sangganipa, Surahmi disaksikan oleh banyak orang di antaranya Firna Bunga (mantan Panwas Kelurahan Kawatuna) beserta saksi luar dari Relawan Sangganipa, Muh. Ilyas.
Saat itu kata Surahmi, berlangsung perhitungan suara, di dalam kotak Paslon Nomor 3, Cudy-Agusto tercoblos dengan lubang agak besar namun dinyatakan tidak sah oleh Petugas KPPS yang bertugas menghitung suara.
Karena dinyatakan tidak sah, maka Koordinator Kawatuna dan saksi luar Sangganipa seketika itu menyatakan protes, bahwa pencoblosan demikian tetap sah, karena lubang coblosan masih dalam kotak Paslon nomor urut 3.
Protes tersebut ditanggapi oleh petugas KPPS berbaju seragam KPU, dengan suara keras. “Kamu jangan intervensi, biarkan saksi dalam yang menentukan…!!!”, hardik petugas KPPS tersebut sembari mengusir saksi luar Sangganipa dari area TPS, walaupun yang bersangkutan melakukan protes dari area luar TPS.
Kejadian sama terjadi terhadap 6 surat suara berikutnya secara tidak berturut-turut, dengan kasus sama, yakni coblosan agak besar terhadap paslon nomor 3, Cudy-Agusto di surat suara Pilgub.
Dengan demikian, terdapat sedikitnya ada 6 suara Sangganipa yang dinyatakan sebagai tidak sah padahal seharusnya sah.
Dalam pelaporan Relawan Sangganipa ke Posko Induk Relawan BANTAYA Sangganipa di Kelurahan Petobo, hal ini terjadi di banyak titik TPS di kelurahan lain.
Olehnya, Relawan BANTAYA Sangganipa mendesak laporan kejadian khusus ini bisa segera ditindaklanjuti oleh pihak otoritas. (red/teraskabar)






