Sabtu, 17 Januari 2026

Kehadiran Ormas FMKI Morowali Disambut Positif PT BTIIG

Morowali, Teraskabar.id – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Forum Masyarakat Kawasan Investasi (FMKI) Morowali secara resmi dideklarasikan pada Sabtu (13/12/2025) di GAB Cafe & Resto, Desa Wataa, Kecamatan Bungku Barat. Kehadiran ormas FMKI Morowali langsung mendapat sambutan positif dari PT BTIIG, perusahaan yang berinvestasi di kawasan tersebut.

Secara khusus, sambutan positif ini disampaikan oleh Habdi Husen, External Relation PT BTIIG, yang hadir langsung dalam deklarasi. Dengan demikian, perusahaan menunjukkan komitmen untuk berjalan bersama masyarakat. Bahkan, PT BTIIG menegaskan bahwa kepentingan bersama lebih utama daripada kepentingan sendiri.

Sambutan dan Dukungan PT BTIIG Atas Kehadiran Ormas FMKI Morowali

Dari pihak perusahaan, Habdi Husen pertama-tama menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendeklarasikan FMKI. Menurutnya, langkah ini penting untuk membangun komunikasi yang sehat, terbuka, dan berkesinambungan di lingkar kawasan industri.

“Pertama-tama, kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang telah mendeklarasikan FMKI. Pada dasarnya, ini forum yang berada di kawasan industri, dan tentu saja, keberadaannya sangat penting,” ujarnya.

Dengan demikian, pernyataan ini menegaskan bahwa kehadiran ormas FMKI Morowali tidak hanya diapresiasi publik, tetapi juga dunia usaha. Oleh karena itu, PT BTIIG menyambut baik kehadiran FMKI dan diharapkan dapat membangun hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat.

Komunikasi Terbuka dan Dialog Sosial Diharapkan dari Kehadiran Ormas FMKI Morowali

Lebih lanjut, Habdi Husen menekankan pentingnya komunikasi terbuka. Menurutnya, dialog jujur dan berkesinambungan memperkuat kerja sama. Bahkan, perusahaan membuka ruang diskusi bagi masyarakat yang merasa hak-haknya belum terpenuhi.

“Jika ada warga yang dirugikan, maka mari kita duduk bersama. Kemudian, kita diskusikan secara terbuka dan pada akhirnya, kita cari solusi terbaik,” tegasnya.

  WHO Mencatat 8.000 Balita dan 1.600 Anak Gaza Menderita Gizi Buruk Akut

Investasi dan Hubungan Sosial yang Sehat

Selain itu, Habdi Husen menegaskan bahwa keberhasilan investasi tidak hanya diukur dari ekonomi. Melainkan, kualitas hubungan sosial menjadi fondasi utama. Dengan kata lain, stabilitas dan kondusivitas kawasan adalah kepentingan semua pihak.

“Kondusivitas, stabilitas, dan hubungan harmonis adalah kepentingan kita bersama, bukan hanya perusahaan,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap FMKI dapat berperan aktif menjaga keseimbangan sosial. Lebih dari itu, forum ini didorong untuk mengedepankan pendekatan persuasif, dialogis, dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.

FMKI sebagai Simbol Kekuatan Sosial

Menutup pernyataannya, Habdi Husen menyampaikan selamat kepada pengurus FMKI yang terbentuk. Dengan demikian, kehadiran ormas FMKI Morowali menjadi simbol kekuatan sosial yang mampu merawat harmoni, memperkuat stabilitas, dan mendukung kemajuan kawasan investasi. (Ghaff/Teraskabar).

[ Dilarang mengcopy paste sebagian atau keseluruhan isi berita ini untuk tujuan apapun, tanpa izin tertulis dari penulis ]