Kepala DKP Sulteng Monev Speed Boat Patroli di Buol

Buol, Teraskabar.id– Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Arif Latjuba melakukan monitoring serta evaluasi (Monev) terhadap pemanfaatan dan pengoperasionalan sarana pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan milik DKP Provinsi Sulteng, yang ditempatkan di Kabupaten Buol.

Monev berupa 1 unit speed boat patroli ukuran panjang 8 meter dan bermesin 2 x 100 hp dilaksanakan disela-sela kepala DKP Sulteng menyertai kunjungan kerja Gubernur Sulteng Rusdy Mastura di Kabupaten Buol, Sabtu (29/6/2024).

Baca jugaSpeed Boat Rombongan Wagub Sulteng Menuju Bangkep Mati Total di Tengah Lautan

“Speed Boat Patroli ini diberi nama Baracuda 01 yang ditempatkan di Kabupaten Buol berdasarkan permohonan Bupati Buol,” kata Arif Latjuba dihubungi, Ahad (30/6/2024).

Dasar pertimbangan penempatannya di Kabupaten Buol lanjut Arif, karena kabupaten ini merupakan wilayah perbatasan dengan Provinsi Gorontalo, di mana masih ditemukan adanya aktifitas destruktif fishing di daerah perairan sekitar wilayah perbatasan yang pelakunya dari provinsi lain.

Menurutnya, sejak ditempatkan di Kabupaten Buol  2 tahun yang lalu,  speed boat patroli ini telah digunakan untuk mendukung pengawasan di daerah perbatasan di sekitar Kecamatan Paleleh dan Paleleh Barat.

Baca juga: Mati Mesin di Perairan Banggai Laut, Tim SAR Berhasil Evakuasi Penumpang Long Boat

Arif Latjuba menambahkan, setiap gerak operasi pengawasan perairan, DKP Provinsi Sulawesi Tengah selalu bersinergi dan bersama-sama melakukan patroli dengan Direktorat Polairud Polda Sulteng melalui Pos Polairud Kumaligon, TNI AL yang berpangkalan di Pos AL Paleleh, Dinas Perikanan Kabupaten Buol, serta aparat penegak hukum lainnya.

Pada monitoring kali ini, Kepala DKP Provinsi Sulteng memastikan bahwa kondisi speed boat senantiasa dalam keadaan baik dan siap berpatroli ketika dibutuhkan.

Kepala DKP Sulteng juga melakukan pemantau perairan dengan menggunakan Speed Patroli KP. Baracuda tersebut di sekitaran wilayah perairan Kumaligon bersama-sama dengan Kadis Perikanan Buol.

“Diharapkan dengan adanya sarana Speed boat patroli di wilayah Buol, dapat membantu upaya penjagaan kawasan perairan di Kabupaten buol, sehingga diharapkan aktifitas destruktif fishing dapat ditekan,” imbuh Arif Latjuba. (teraskabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *