Minggu, 15 Februari 2026

Pelantikan Iksan Baharudin Abdul Rauf Sebagai Ketua KKSS Morowali, Dihadiri Sultan Buton

pelantikan iksan baharudin abdul rauf sebagai ketua kkss morowali-dihadiri sultan buton
Ketua BPW KKSS Sulteng menyerahkan Pataka KKSS kepada Ketua BPD KKSS Morowali dalam momentum pelantikan Iksan Baharudin Abdul Rauf sebagai Ketua BPD KKSS Morowali, Sabtu (14/2/2026). Foto: Dokist

Morowali, Teraskabar.id – Pelantikan Iksan Baharudin Abdul Rauf sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Morowali periode 2026–2031 berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Melalui Pelantikan Iksan Baharudin Abdul Rauf, jajaran pengurus baru menegaskan komitmen memperkuat persatuan warga Sulawesi Selatan di Morowali. Selain itu, momentum Pelantikan Iksan Baharudin Abdul Rauf juga mempertegas arah organisasi dalam mendukung pembangunan daerah.

Sejak awal, pelantikan ini mendapat perhatian luas dari masyarakat dan tokoh daerah. Panitia menyelenggarakan prosesi pelantikan di Alun-Alun Rumah Jabatan Bupati Morowali, Desa Matansala, Kecamatan Bungku Tengah, Sabtu (14/2/2026).

Pelantikan Iksan Baharudin Abdul Rauf Dihadiri Sultan Buton dan Tokoh Daerah

Ketua KKSS Sulteng, H. Tjabani, memimpin langsung pengambilan sumpah pengurus dalam. acara yang berlangsung tertib dan sakral tersebut.

Sultan Buton ke-41, Paduka Yang Mulia H. La Ode Muhammad Sjamsul Qamar, menghadiri kegiatan tersebut. Selain itu, Forkopimda Morowali, jajaran pemerintah daerah, Ketua Dewan Adat Bungku, H.M.I.Ridhwan dan tokoh adat Tobungku, serta tokoh masyarakat ikut menyaksikan prosesi tersebut. Kehadiran para tokoh memperkuat makna persatuan antarkelompok kedaerahan di Morowali.

Komitmen Perkuat Kolaborasi dan Pembangunan

Dalam sambutannya, Iksan Baharudin Abdul Rauf menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan. Ia menegaskan bahwa organisasi tidak boleh berhenti pada seremoni. Ia mengarahkan seluruh pengurus untuk menyusun program kerja yang terukur, terarah, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Iksan mendorong KKSS agar memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Ia mengajak seluruh anggota membangun komunikasi yang harmonis. Dengan demikian, organisasi mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan Morowali. Ia juga menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan semangat gotong royong.

Peran Strategis Merawat Keberagaman

Di sisi lain, Iksan menilai keberadaan KKSS memiliki peran strategis dalam merawat keberagaman. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengurus merawat toleransi dan mempererat persaudaraan. Ia percaya sinergi antarorganisasi mampu menciptakan stabilitas sosial yang kondusif.

  Peluang Keuangan Syariah Terbuka Lebar, OJK Luncurkan Pedoman Memperkuat Produk Syariah

Pada akhirnya, kepengurusan baru KKSS Morowali periode 2026–2031 memikul tanggung jawab besar. Namun demikian, Iksan optimistis jajaran pengurus mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas. Ia menutup sambutan dengan ajakan untuk bekerja cepat, bergerak bersama, dan membangun Morowali secara inklusif serta berkelanjutan. (Ghaff/Teraskabar).