Morowali, Teraskabar.id – Putra Bonewa serahkan Pataka kebesaran Kerukukan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dalam suasana khidmat di Morowali, Sabtu (14/2/2026) dalam momentum Pelantikan Pengurus KKSS Morowali. Peristiwa tersebut menandai berakhirnya satu kepemimpinan dan sekaligus membuka babak baru bagi KKSS Morowali.
KKSS berdiri sebagai paguyuban besar yang menghimpun warga Sulawesi Selatan di berbagai daerah. Di Morowali, organisasi ini tumbuh kuat dimasa kepemimpinan Putra Bonewa sebagai Ketua BPD KKSS Morowali.
Putra Bonewa mendorong program nyata yang langsung menyentuh kebutuhan warga, seperti pengadaan lahan pekuburan sebagai inventaris organisasi. Kemudian, Putra Bonewa menyediakan satu unit mobil ambulans guna menunjang pelayanan sosial masyarakat.
Capaian tersebut mempertegas eksistensi KKSS Morowali di tengah dinamika daerah. Karena itu, banyak pihak menilai periode kepemimpinan Putra Bonewa sebagai fase penting dalam perjalanan organisasi. Kepemimpinannya usai pada 2025 dengan warisan karya nyata.
Musyawarah Daerah Tetapkan Ketua Baru
Musyawarah Daerah sebelumnya menyepakati Iksan Baharudin Abdul Rauf sebagai Ketua KKSS Morowali yang baru. Iksan yang juga menjabat sebagai Bupati Morowali menerima amanah tersebut dengan komitmen melanjutkan fondasi organisasi. Pelantikan Pengurus KKSS Morowali pada Sabtu (14/2/2026) mengawali kepemimpinannya.
Dalam rangkaian Pelantikan Pengurus KKSS Morowali tersebut, Putra Bonewa serahkan Pataka kebesaran KKSS kepada Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Sulawesi Tengah. Ketua BPW KKSS Sulteng, H. Tjabani, menerima pataka itu secara langsung. Selanjutnya, ia menyerahkan pataka kepada Iksan sebagai simbol resmi estafet kepemimpinan.
Pelantikan Pengurus KKSS Morowali: Simbol Estafet dan Soliditas
Prosesi ketika Putra Bonewa serahkan Pataka menjadi simbol kuat kesinambungan organisasi. Hadirin menyaksikan momentum itu dengan penuh perhatian. Tepuk tangan bersama mengiringi harapan baru bagi KKSS Morowali.
Melalui serah terima Pataka ini, warga Sulawesi Selatan menegaskan komitmen menjaga persaudaraan, memperkuat soliditas, dan memperluas peran warga di perantauan. Organisasi ini pun terus bergerak maju, membangun kebersamaan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, KKSS Morowali kini melangkah ke fase baru kepemimpinan. Estafet yang berlangsung tertib dan penuh makna itu memperkuat komitmen organisasi dalam merawat persaudaraan, memperluas kontribusi sosial, serta menjaga nilai budaya Sulawesi Selatan di tanah rantau. (Ghaff/Teraskabar).






