Rabu, 7 Oktober 2026

Pemkab Morowali Matangkan Persiapan MTQH XVI Tingkat Kabupaten Tahun 2026

Rapat persiapan MTQH tingkat Kabupaten Morowali. Foto: IKP Morowali.
Rapat persiapan MTQH tingkat Kabupaten Morowali. Foto: IKP Morowali.

Morowali, Teraskabar.id — Pemkab Morowali matangkan persiapan MTQH XVI Tingkat Kabupaten 2026 yang akan berlangsung di Kecamatan Menui Kepulauan, Oktober mendatang.

Pemerintah Kabupaten Morowali menggelar rapat persiapan di Aula Kantor Bupati Morowali, Jumat (4/9/2026).

Rapat tersebut berlangsung di Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah.

Sekda Morowali sekaligus Ketua LPTQ, Drs. H. Yusman Mahbub, M.Si., memimpin langsung rapat tersebut.

Sejumlah unsur terkait turut mengikuti agenda itu. Mereka mencakup Kementerian Agama Morowali, panitia pelaksana, LPTQ, OPD teknis, dan tamu undangan.

Menui Kepulauan Jadi Pusat Pelaksanaan

Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis atau MTQH XVI akan berlangsung di Menui Kepulauan pada Oktober 2026.

Pemilihan lokasi tersebut membawa tantangan tersendiri bagi panitia. Sebab, wilayah kepulauan membutuhkan koordinasi transportasi dan logistik yang lebih matang.

Karena itu, Pemkab Morowali menempatkan koordinasi lintas sektor sebagai bagian penting persiapan.

Yusman Mahbub menilai kesiapan teknis di Menui Kepulauan sudah menunjukkan perkembangan positif.

“Persiapan MTQH di Menui sudah siap terkait pelaksanaan pendukung, arena, dan lain-lain. Prinsipnya MTQH ini diharapkan adanya peningkatan tiap tahun di setiap kecamatan. Saya juga berharap MTQH XVI Tahun 2026 ini dapat dilaksanakan dengan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, baik dari sisi kualitas pelaksanaan maupun pembinaan peserta.” Ungkap Sekda.

Pernyataan tersebut menunjukkan dua fokus utama penyelenggaraan MTQH tahun ini. Pertama, panitia perlu memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan berjalan sesuai rencana. Kedua, penyelenggara perlu meningkatkan kualitas pembinaan peserta dari tahun ke tahun.

Pemkab Morowali Matangkan Persiapan, Dorong Sinergi Antarinstansi

Yusman Mahbub juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh pihak. Menurutnya, kerja bersama dapat menjaga pelaksanaan MTQH tetap lancar, tertib, dan sukses.

  PT Vale Respon Aspirasi Warga, Mediasi Pemkab Morowali Hasilkan Kesepahaman Awal

Selain aspek teknis, Pemkab Morowali melihat MTQH sebagai ruang memperkuat syiar Islam. Momentum tersebut juga dapat mempererat ukhuwah masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Morowali.

Atas nama pemerintah daerah, Yusman memberikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat Menui Kepulauan.

Pemkab Morowali berharap masyarakat setempat ikut mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Pemkab Morowali Matangkan Persiapan, Panitia Paparkan Kesiapan Teknis

Sementara itu, Kabag Kesra Morowali, Rifai Rone, menyampaikan arahan mengenai perkembangan persiapan.

Rifai kemudian memimpin pemaparan dari setiap seksi dalam kepanitiaan. Seksi Kesekretariatan menyampaikan perkembangan administrasi dan kebutuhan koordinasi.

Berikutnya, Seksi Perlengkapan memaparkan kebutuhan pendukung pelaksanaan kegiatan. Seksi Transportasi turut menjelaskan kebutuhan mobilitas selama rangkaian MTQH berlangsung. Kemudian, Seksi Acara menyampaikan kesiapan agenda dan rangkaian kegiatan.

Setiap seksi juga menyampaikan kebutuhan serta langkah penyelesaian pekerjaan masing-masing.

Pemaparan itu penting untuk mengidentifikasi pekerjaan yang masih membutuhkan penyelesaian sebelum pelaksanaan. Dengan demikian, panitia dapat mengantisipasi kendala sejak tahap persiapan.

Rapat Final Digelar di Menui

Tahapan persiapan berikutnya akan memasuki agenda rapat final kepanitiaan. Panitia akan menggelar rapat tersebut di Kecamatan Menui Kepulauan pada pertengahan September 2026.

Agenda itu akan mengevaluasi seluruh kesiapan teknis dan nonteknis di lokasi pelaksanaan. Melalui rapat final, panitia dapat memastikan kebutuhan utama sudah tersedia sebelum Oktober.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi Pemkab Morowali matangkan persiapan MTQH XVI secara menyeluruh.

Pada akhirnya, keberhasilan MTQH tidak hanya bergantung pada kesiapan arena. Transportasi, perlengkapan, acara, pembinaan peserta, serta koordinasi antarpihak juga menentukan kualitas penyelenggaraan.

Karena itu, Pemkab Morowali matangkan persiapan dengan mendorong setiap unsur menyelesaikan tugas sesuai bidangnya.

Jika seluruh persiapan berjalan konsisten, MTQH XVI dapat menghadirkan penyelenggaraan yang lebih tertib dan berkualitas.

  Ruas Jalan Rusak di Dadakitan Nyaris Tak Pernah Diperbaiki, Ketua Perindo Tolitoli: Pilih Gunardi-Hamzah Solusinya

Langkah tersebut sekaligus memperkuat komitmen Pemkab Morowali matangkan persiapan MTQH sebagai agenda keagamaan sekaligus pembinaan generasi.**