Morowali, Teraskabar.id – Safari Ramadan di Morowali kembali berlanjut ketika Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf memimpin kunjungan ke Kecamatan Bungku Timur dan Bahodopi pada hari ke-7 dan ke-8 Ramadan 1447 Hijriah. Ia mengajak masyarakat menjaga stabilitas daerah. Selain itu, ia menegaskan pentingnya persatuan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
Pada Rabu malam (25//2/2026), Bupati melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid An-Nur, Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur. Selanjutnya, jajaran pemerintah daerah mendampingi kegiatan tersebut dalam rangkaian tim Safari Ramadan.
Wakil Bupati Iriane Iliyas menghadiri kegiatan itu. Ketua Komisi III DPRD Morowali Moh. Sadhak Husain ZA juga mengikuti agenda bersama tokoh agama dan masyarakat. Ustaz Jasmudin Rone, Ustaz Najamudin, serta H. Mauludin hadir dalam suasana penuh kekhidmatan. Kehadiran berbagai unsur itu memperkuat semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Iksan menyampaikan bahwa masa kepemimpinannya telah memasuki satu tahun lima hari. Ia menegaskan bahwa jabatan kepala daerah memiliki batas waktu. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kekompakan.
“Kita harus bergandengan tangan membangun daerah ini. Jabatan memiliki batas waktu, tetapi pengabdian untuk Morowali tidak boleh berhenti,” tegasnya.
Safari Ramadan di Morowali: di Bungku Timur, Bupati Iksan Tekankan Sinergitas
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perusahaan. Ia merespons tuntutan 13 desa terkait kenaikan dana CSR.
“Pemerintah dan perusahaan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kita harus saling mengingatkan dan memperhatikan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga stabilitas sosial. Menurutnya, investasi dan program pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa suasana damai.
“Kalau kita tidak kompak dan tidak damai, sekuat apa pun pembangunan dilakukan, hasilnya tidak akan maksimal,” katanya.
Selanjutnya, pada Kamis malam (26/2/2026), ia melanjutkan agenda Safari Ramadan di Morowali ke Masjid Nurul Taqwa, Desa Bahodopi, Kecamatan Bahodopi. Ia kembali melaksanakan salat berjamaah dan berbuka puasa bersama masyarakat. Selain mempererat silaturahmi, ia menyerap aspirasi warga secara langsung.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat selama satu tahun masa pemerintahan.
“Saya bersyukur atas dukungan seluruh masyarakat. Kami akan terus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan riil warga di setiap kecamatan,” ungkapnya.
Rangkaian Safari Ramadan di Morowali berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Pemerintah Kabupaten Morowali memperlihatkan konsistensi dalam membangun komunikasi terbuka. Dengan demikian, Safari Ramadan di Morowali tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk menjaga harmoni dan mempercepat pembangunan daerah.***
Sumber : morowalikab.go.id (Octaviana Latong)
Diolah kembali oleh Abd. Ghafur Halim






