Palu, Teraskabar.id – Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid – Reny A Lamadjido menjalani tes Kesehatan hari ini, Sabtu (31/8/2024), di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata, Kota Palu.
Sebanyak 14 item pemeriksaan yang harus dilalui oleh pasangan yang memiliki akronim BERANI ini.
Hal serupa juga berlaku bagi dua pasangan lainnya, Rusdy Mastura – Sulaiman Agusto Hambuako (Cudy – SAH) dan Ahmad Ali – Abdul Karim Amrullah (AA – AKA).
Baca juga: Pemeriksaan Kesehatan Cudy – SAH Berlangsung Lancar, Agusto Akui Hal Rutin di Militer
Direktur RSUD Undata drg. Herry Muliyadi, M.Si., menjawab media ini disela-sela pelayanan 28 Bacalon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang menjalani tes Kesehatan di RSUD Undata mengatakan, sebanyak 14 item pemeriksaan terhadap para Bacalon kepala daerah dan wakil kepala daerah, hanya psikotes dan syaraf yang membutuhkan waktu agak lama, bisa hingga 3 jam.
Sementara itu, informasi yang diterima media ini terkait 14 item pemeriksaan dalam tes Kesehatan bakal calon kepala daerah dan wakilnya yaitu, dimulai dari psikotes. Kemudian pengambilan sampel darah.
Selanjutnya ke ruang tes urine, poli jiwa, ortopedi atau poli tulang, poli gigi, radiologi, lalu ke poli jantung, ke poli bedah digestif, poli syaraf dan poli bedah mulut.
Sementara itu Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulteng, Nasrun, ditemu di RSUD Undata disela-sela jadwal pemeriksaan pasangan Bersama Anwar Reni (BERANI), Sabtu (31/8/2024), Bawaslu Sulteng mengawasi proses pemeriksaan Kesehatan bakal calon Pilkada serentak 2024 untuk memastikan semua item pemeriksaan dijalani dengan baik.
Baca juga: Bapaslon Anwar – Reny Jalani Test Kesehatan, Direktur Undata: 14 Item Pemeriksaan
“Tugas kita hanya memastikan bahwa para kandidat benar – benar sudah menjalani semua item pemeriksaan kesehatan. Kita tidak ikut masuk ke ruangan. Kita hanya melihat bahwa kandidat benar – benar sudah memasuki ruang pemeriksaan,” ujar Ketua Bawaslu Sulteng, Naarun.
Ia berharap, semua kandidat Bacalon Gubernur dan Bacalon Wakil Gubernur benar – benar menjalani semua item pemeriksaan dengan baik dan lancar.
“Alhamdululah hasil pantauan kami, semua berjalan normal sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang ada,” jelasnya.
Terkait hasil pemeriksaan, Nasrun menyampaikan bahwa tugas Bawaslu tidak sampai pada hasil. Intinya, Bawaslu hanya melihat bahwa semua dilaksanakan sesuai ketentuan dan prosesur yang ada.
Hasil pemeriksaan para kandidat, nantinya akan diserahkan tim dokter ke KPU Sulteng sebagai kelengkapan persyaratan. Bawaslu hanya menerima hasil setelah pengumuman pada 22 September 2024 terkait kandidat mana saja yang dinyatakan memenuhi syarat.
“Hasil tes kesehatan ini nanti Bawaslu baru dapat setelah diumumkan oleh KPU Sulteng, itupun kami hanya diperlihatkan,” katanya.
“Harapan kita semua kandidat dapat menjalani pemeriksaan dengan baik sampai pada penetapan pada 22 September 2024 mendatang,” tambahnya. (red/teraskabar)






