Morowali, Teraskabar.id – Memperingati Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-27 tahun 2025, Anggota DPRD Kabupaten Morowali dari PKB, Lukman Hanafi, menyampaikan harapan agar momentum ini dijadikan sebagai titik refleksi perjuangan partai dalam membela kepentingan rakyat kecil.
Menurut Lukman, perjalanan panjang PKB yang dilahirkan dari rahim Nahdlatul Ulama bukan sekadar catatan sejarah politik, tapi harus menjadi kompas moral untuk tetap berpihak kepada nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil.
“PKB tidak boleh kehilangan jati diri. Dalam usia ke-27 ini, kita harus semakin menguatkan peran sebagai partai kebangkitan rakyat, terutama di daerah seperti Morowali yang kini sedang berada di tengah pusaran pembangunan dan industrialisasi,” ujar Lukman, Selasa (22/7/2025).
Ia menegaskan, di tengah arus pragmatisme politik yang kian deras, kader-kader PKB harus tetap tegak lurus memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama petani, nelayan, buruh tambang, dan pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi rakyat.
“Harlah ini bukan sekadar seremoni. Ini momen untuk kembali meneguhkan niat bahwa politik adalah jalan pengabdian, bukan alat dagang kepentingan,” tegasnya.
Lukman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh struktur DPC PKB Morowali dan para kader yang tetap solid dan terus menanamkan semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Menutup pernyataannya, Lukman berharap agar di tahun-tahun mendatang, PKB semakin kokoh menjadi kekuatan politik yang inklusif, moderat, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akar nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.
“Selamat Harlah PKB ke-27. Mari terus menyalakan obor harapan bagi masa depan bangsa, dengan tetap setia membela mereka yang lemah dan tak bersuara,” pungkasnya. (Ghaff/Teraskabar)






