Gaza, Teraskabar.id – Bulan Sabit Merah Palestina mengumumkan bahwa pendudukan Israel membebaskan 7 petugas Bulan Sabit setelah 47 hari mereka ditahan oleh pasukan pendudukan. Sementara nasib 8 petugas Bulan Sabit Merah lainnya masih belum diketahui nasibnya.
Bulan Sabit Merah menjelaskan, pada hari Kamis (28/3/2024), pasukan pendudukan membebaskan 7 tahanan dari petugas Bulan Sabit Merah yang ditangkap saat penyerbuan Rumah Sakit Al-Amal di Khan Yunis, pada tanggal 9 Februari 2024.
Baca juga: Petani Petasia Timur Bercucuran Air Mata Ceritakan Nasibnya Jadi Korban Kebrutalan PT ANA
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa para tahanan menghabiskan 47 hari di penjara pendudukan, dan di antara mereka adalah direktur ambulans dan layanan darurat di Jalur Gaza, Muhammad Abu Musabih. Penahanan ini membuktikan bahwa pendudukan Israel terus melanjutkan penangkapan terhadap petugas Bulan Sabit Merah yang kini masih menahan delapan anggotanya, dan nasib mereka masih belum diketahui hingga saat ini.
Baca juga: Pasukan Pendudukan Israel Menangkap Sejumlah Pemuda di Tepi Barat
Bulan Sabit Merah menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memastikan perlindungan terhadap personel, fasilitas dan seluruh misi medis yang beroperasi di Jalur Gaza dari serangan sistematis dan terus-menerus yang dilakukan oleh pendudukan Israel.
Bulan Sabit Merah juga menyerukan perlunya menegakkan rasa hormat terhadap Bulan Sabit Merah yang dilindungi sesuai dengan ketentuan hukum internasional. (teraskabar)






