Keberadaan serta prilaku anggota Polri di lapangan, ikut mendongkrak tingkat kepercayaan masyarakat terhadap insitusi Polri.
Oleh sebab itu, pendidikan ini mesti dirancang dengan mengutamakan mutu serta porsi waktu praktik kerja lapangan yang lebih besar, serta pembentukan kepribadian kebhayangkaraan.
Kepala SPN Polda Sulteng Kombes Pol. Heri Nooryanto mengatakan, pendidikan dan pelatihan Polri ini dilaksanakan sepanjang 5 bulan dengan 3 tahapan yang diikuti 83 calon anggota Polri .
Baca juga : 150 Bintara Polri Lulusan SPN Polda Sulteng Dilantik, Siswa Lulusan Terbaik dari Tolitoli
Pertama, tahapan pola pembuatan Dhasbara sepanjang 1, 5 bulan.
Ke dua, pembekalan profesi kepolisian sepanjang 3 bulan.
Ke tiga, latihan teknis ( Latnis) serta Latihan kerja( latja). Terakhir, pelantikan.
Siswa pembentukan Bintara Polri berjumlah 83 orang, hasil seleksi rekrutmen anggota Polri Gelombang II tahun anggaran 2022. (teraskabar)






