Bungku, Teraskabar.id – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Nasrun memberikan penguatan kelembagaan kepada Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Morowali, Selasa (21/02/2023).
“Perlu diketahui bahwa bapak ibu yang menjadi ujung tombak dari pengawas Pemilu, sebab bapak ibu lah yang berada dan turun bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Nasrun saat membawakan materi bimbingan teknis pengawasan pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih pada Pemilu 2024 di aula Hotel Anunta Baru, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali.
Baca juga : Panwascam Dibekali Kemampuan Identifikasi dan Pemetaan Cegah Pelanggaran Pemilu
Sebagai pengawas Pemilu dalam melakukan kerja-kerja pengawasannya kata Nasrun, harus fokus pada semua aspek pengawasan. Tidak hanya terfokus pada salah satu tahapan yang diawasi saja. “Sebab saat ini kita sedang mengawasi tahapan Pemilu yang berjalan secara beririsan,” kata Nasrun.
Baca juga : Ketua PPS Panca Makmur Morowali Utara Dicatut Dukung Bacalon DPD
Untuk diketahui bahwa saat ini ada 2 tahapan Pemilu yang sedang berjalan secara bersamaan yaitu tahapan verifikasi faktual dukungan perseorangan bakal calon DPD dan tahapan Pencocokan dan Penelitian (coklit).

Lebih lanjut Nasrun berpesan kepada peserta dari Panwascam se-Kabupaten Morowali, bahwa kedepannya akan ada potensi tekanan-tekanan yang dihadapi dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagai pengawas Pemilu.
Baca juga : Pesan Bawaslu Sulteng ke Panwascam : Catat Setiap Temuan di Lapangan
Di antaranya, tekanan sosial, tekanan politik, dan tekanan dari keluarga.
Diakhir pemaparan materinya, Nasrun meminta untuk selalu menjunjung tinggi profesionalitas dalam menjalankan tugas pengawasan.
Baca juga : Bawaslu di Daerah Diminta Cermat Mengawasi Proses Penetapan Dapil
“Saya minta kepada kita semua untuk selalu bekerja profesional, junjung tinggi netralitas dan jaga integritas, serta jaga marwah lembaga kita bersama ini,” ujar Nasrun. (teraskabar)






