Minggu, 25 Januari 2026
Daerah  

Tiga Pekerja Tertimpa Longsor di Poros Jalan Enu Donggala, Seorang Meninggal, Dua Luka Berat

Tiga Pekerja Tertimpa Longsor di Poros Jalan Enu Donggala, Seorang Meninggal, Dua Luka Berat
Proses evakuasi terhadap salah seorang korban tertimbun longsor di poros Jalan Desa Enu Donggala, Ahad (6/3/2023). Foto: Screenshoot IG@Sisisulteng

Donggala, Teraskabar.id – Salah seorang dari tiga korban tertimpa material longsoran dari pegunungan di sisi di Jalan Poros Palu-Tolitoli Kilometer 45 Desa Enu, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, dilaporkan meninggal dunia. Korban yang meninggal dunia bernama Hendra (25) yang merupakan pekerja konstruksi yang menangani longsor di Jalan poros Enu Pantai Barat tersebut.

“Satu orang korban dikaporkan meninggal dari tiga pekerja tertimpa longsor di poros jalan Desa Enu,” kata Kepala BPBD Donggala, Akris dikutip dari Sulteng.antaranews, Senin (6/3/2023).

Dua korban lainnya yang juga pekerja yang sedang melakukan penanganan lereng ruas jalan arah Pantai Barat, Kabupaten Donggala itu, saat ini masih dalam penanganan medis secara intensif di Puskesmas Toaya. Dua pekerja tersebut adalah Taufik (22) dan Saifudin (29). Keduanya mengalami patah tulang dan luka berat.

Baca jugaRatusan Kendaraan Terjebak Longsor di Jalan Trans Sulawesi Desa Enu Donggala

“Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.00 WITA,” ujar Akris, namun belum memastikan tiga korban tersebut warga setempat atau bukan.

Tiga Pekerja Tertimpa Longsor di Poros Jalan Enu Donggala, Seorang Meninggal, Dua Luka Berat
Tiga Pekerja Tertimpa Longsor – Salah seorang korban tertimbun longsor di poros Jalan Desa Enu Donggala, Ahad (6/3/2023). Foto: Screenshoot IG@Sisisulteng

Ia menjelaskan, insiden longsor tersebut terjadi pada Ahad (5/3/2023) sekitar pukul 14.00 Wita. Dan, sebagaimana diketahui, jalur pegunungan arah Pantai Barat di Desa Enu, Kecamatan Sindue merupakan jalur yang sering dilanda longsor.

Ia juga mengaku, dirinya belum mendapat perkembangan informasi lanjutan dari kejadian tersebut.

Baca juga : Kades dan Operator Desa Enu Donggala Dikabarkan Ditahan Kejaksaan Tompe

“Personel kami menerima informasi peristiwa ini sekitar pukul 14.00 WITA. Setelah menerima informasi, personel BPBD dikerahkan ke lapangan membantu proses evaluasi,” tuturnya.

Ia juga mengimbau pengguna jalan, agar selalu berhati-hati berkendara khususnya pada jalur pegunungan, karena ancaman longsor kapan saja bisa terjadi, apalagi akhir-akhir ini hujan sering mengguyur sehingga membuat tanah pada bagian lereng mudah terlepas karena mengalami kejenuhan.

  Pemkab Donggala Raih WTP Kali Pertama Sejak 2020

“Tidak ada yang menginginkan peristiwa ini terjadi. Olehnya kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati berkendara,” katanya. (teraskabar)