Palu, Teraskabar.id – Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan Diseminasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka bagi Pemangku Kepentingan Tingkat SMP di Kota Palu.
Hal ini bertujuan agar semakin banyak pihak memanfaatkan UKBI sebagai alat ukur kemahiran dan acuan dalam meningkatkan kompetensi berbahasa Indonesia secara terus menerus, dan untuk memperluas pemanfaatan UKBI di bidang pendidikan. Adapun target UKBI di tahun 2023 adalah 1.096 siswa.
Baca juga : Balai Bahasa Sulteng Gelar Lomba Gunakan Bahasa Daerah di Hari Bahasa Ibu Internasional
Kegiatan Diseminasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka bagi pemangku kepentingan tingkat SMP di Kota Palu diikuti 50 kepala SMP beserta guru IT.

Narasumber dari kegiatan ini berasal dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Dra. Yanti Riswara, M.Hum., Magfira Cahyadhea, S.S selaku koordinator KKLP UKBI, serta Tim UKBI Balai BahasaProvinsi Sulawesi Tengah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya menjelaskan urgensi Diseminasi UKBI bagi para pemangku kepentingan yakni, kepala sekolah dan para guru SMP di kota Palu.
Baca juga : Kasus Siswi SMP Digilir 13 Pemuda, Keluarga Korban Mengamuk di Mapolres Touna
“Uji kemahiran berbahasa Indonesia sangat penting untuk dilaksanakan, oleh karena itu ketika selesai melaksanakan kegiatan Diseminasi UKBI ini, bapak/ibu dapat mensosialisasikan dan melaksanakan UKBI di sekolah masing-masing untuk anak didik kita,” kata Hardi saat menyampaikan sambutannya pada Diseminasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka bagi Pemangku Kepentingan Tingkat SMP di Kota Palu, Jumat (10/3/2023).






