Jakarta, Teraskabar.id– PT Vale ikut menjadi salah satu pembicara pada forum tahunan yang diadakan oleh Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) bekerja sama dengan World Business Council for Sustainable Development (WBCSD) di Jakarta, Kamis (20/7/2023).
Forum ini merupakan pertemuan dari para praktisi lingkungan, sosial, dan tata kelola atau sering diistilahkan dengan ESG (Environmental, Social, Governance). PT Vale juga menjadi anggota IBCSD, bersama puluhan perusahaan maupun organisasi yang menaruh perhatian terhadap ESG.
Tahun ini, tema yang diangkat oleh IBCSD adalah “ESG Beyond Compliance: Best Practices of Advancing Sustainability in the Face of Global Complex Challenges”.
Baca juga: PT Vale Raih Sustainable Business Awards Kategori Sangat Terpuji 2022
PT Vale mendapat kesempatan untuk berbicara pada diskusi panel pertama, bersama WBCSD dan APRIL Group. Head of Communications PT Vale Bayu Aji membuka sesinya dengan memaparkan nikel untuk bahan baku baterai kendaraan listrik sangat esensial untuk transisi energi dan mendukung penurunan emisi global.
“Nikel sebagai bahan baku utama baterai yang akan mendukung transisi energi harus diproduksi dalam proses yang berkelanjutan. Termasuk menggunakan solusi rendah karbon dalam proses penambangan dan pengolahan”.
Bayu melanjutkan, PT Vale yang saat ini memiliki intensitas karbon paling rendah di Indonesia untuk pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi, terus berupaya untuk mencapai target Net Zero di 2050 dengan sasaran antara berupa pengurangan emisi absolut sebesar 33% di 2030.
Baca juga: ICCEF 2022, PT Vale Kampanyekan Komitmen Menekan Emisi Karbon
“Sebagaimana perusahaan pertambangan, operasional kami di pabrik pasti menghasilkan emisi. Oleh karena itu, penurunan emisi karbon kami tempuh melalui dua rute. Tidak hanya melalui jalur reduksi, berupa fuel shifting, efisiensi energi dan elektrifikasi, tetapi juga jalur penyeimbang dengan meningkatkan performa pada aspek reklamasi, rehabilitasi dan program biodiversity,” kata Bayu.






