Minggu, 25 Januari 2026
Daerah  

Kapal Tenggelam di Perairan Mansalean Banggai Laut, Ini Penyebabnya

Kapal Tenggelam di Perairan Mansalean Banggai Laut, Ini Penyebabnya 
Penumpang korban kapal tenggelam di perairan Mansalean, Banggai Laut, dievakuasi tim SAR, Jumat malam (30/9/2023). Foto: Istimewa

Banggai Laut, Teraskabar.id– Sebuah kapal jenis fiber tenggelam di perairan Mansalean, Kecamatan Labobo, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Jumat malam (29/9/2023).

Kapal dengan rute Desa Mansalean tujuan Pulau Banggai tersebut memuat empat orang penumpang.

Informasi mengenai sebuah kapal tenggelam diterima pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu pada Jumat (29/9/2023) pukul 21.45 Wita dari Kabid Darurat BPBD Banggai Laut, Anca. Dari pelapor diketahui kronologis kejadian pada Jumat (29/9/2023) pukul 20.00 Wita, kapal dengan rute Desa Mansalean ke Pulau Banggai bertolak dari dermaga Mansalean. Selanjutnya, sekitar 30 menit kemudian, tepatnya pada pukul 20.30 Wita, kapal tersebut terbalik dan tenggelam di perairan Mansalean dengan POB 4 orang.

Baca jugaTim SAR Hentikan Pencarian Nelayan asal Mansalean Banggai Laut

Menerima informasi tersebut, Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Banggai Laut langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan satu unit Rigid Bouyancy Boats (RBB).

Setibanya di lokasi kejadian tim rescue langsung melakukan evakuasi. “Tim rescue tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi. Seteleh proses evakuasi dilakukan ternyata korban berjumlah 6 orang, di mana sebelumnya yang diterima 4 orang. Tapi puji syukur semua korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, korban selanjutnya dievakuasi ke pelabuhan Mansalean dan telah diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu (Basarnas Palu), Andrias Hendrik Johannes, Sabtu (30/9/2023).

Baca jugaSeorang Remaja Dilaporkan Tenggelam di Pantai Talise Kota Palu

Adapun data dari enam korban adalah ;

  1. Rio (37) seorang pengusaha
  2. Eratman (42) bekerja sebagai nelayan
  3. Masri (46) seorang pengusaha
  4. Jefri (50) merupakan pengawas bangunan
  5. Opi (40) bekerja sebagai sopir
  6. Kus (25) adalah seorang operator
  Karyawan Perusahaan di Morowali Utara yang Lompat ke Laut Ditemukan Terapung di Perairan Bungintimbe

“Terima kasih kepada semua unsur yang telah melakukan proses evakuasi terhadap korban,” sambung Andrias.

Baca jugaSeseorang Nelayan di Toili Banggai Tewas Usai Menyelam Mencari Ikan

Unsur SAR yang turut melakukan operasi SAR yakni Tim Rescue Unit Siaga SAR Banggai Laut, BPBD Banggai Laut, Babinsa, pemerintah setempat dan masyarakat. (fuad/teraskabar)