Palu, Teraskabar.id – Polda Sulteng melalui Satgas Humas dan Satgas Gakkum subsatgas Siber Operasi Mantap Brata (OMB) terus melakukan pemantauan di ruang digital.
Dinamika politik yang mulai memanas harus diredam dengan melakukan edukasi, sosialisasi di dunia maya dalam rangka harkamtibmas menjelang Pemilu 2024.
“Satgas Operasi Mantap Brata baik yang ada di Polda dan Polres, terus memantau konten atau informasi di ruang digital utamanya media sosial,” ungkap Kabidhumas Humas selaku Kasatgas Humas Kombes Pol Djoko Wienartono di Palu, Ahad (5/11/2023).
Baca juga: Serah Terima Pataka Wira Dharma Brata Menandai Pergantian Kapolda Sulteng
Diketahui bersama lanjutnya, dinamika politik mulai memanas. Apa yang diberitakan di media mainstream menjadi pembahasan juga di media sosial.
Djoko juga menambahkan, konten negatif yang berisi kritikan, sindiran dan hujatan mewarnai media sosial. “Untuk menjaganya kami dari Satgas Humas akan terus memberikan edukasi agar potensi gangguan tidak berubah menjadi gangguan nyata,” ujarnya.
Baca juga: Pemprov Sulteng Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber
Karena adanya potensi gangguan di media sosial apabila dibiarkan dan disusupi oleh komentar-komentar yang provokatif, tidak menutup kemungkinan akan menjadi konflik sosial di dunia nyata.
Djoko juga menyebut, konten ujaran kebencian, black campaign (kampanye hitam), politisasi SARA, disinformasi (informasi hoaks), pencemaran nama menjadi prioritas sasaran patroli siber.
Baca juga: SMSI Touna Resmi Terbentuk, Yahya Lahamu Terpilih Jadi Ketua
Lebih lanjut, Djoko menegaskan pihaknya terus melakukan pemantauan di media siber terhadap akun yang menyebar dan melakukan provokasi dan tentunya akan melakukan penegakan hukum bila ditemukan perbuatan pidananya.
Oleh karenanya, ia mengimbau masyarakat menyikapi perkembangan politik di tanah air untuk bijak bermedia sosial dan tidak mudah mempercayai informasi di medsos sebelum melakukan cek and ricek kebenarannya sebelum dibagikan. (teraskabar)






