Morowali, Teraskabar.id – Korban jiwa ledakan tungku smelter PT. ITSS yang berada di Kawasan IMIP Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) kini bertambah. Informasi yang diperoleh media ini dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Morowali, hingga malam ini jumlah korban jiwa bertambah dua orang sehingga totalnya menjadi 16 orang.
Baca juga: Kebakaran Tungku Smelter Nikel PT GNI di Morut, Gubernur Sulteng : Ini Tragedi Kemanusiaan
Karyawan korban ledakan tungku smelter yang meninggal hari ini adalah Irfan Bukhari, warga asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Irfan Bukhari meninggal pada Senin (25/12/2023) sore hari. Karyawan lainnya adalah Li Hong Chen, warga negara China, meninggal sekitar pukul 16.30 Wita.
Keduanya sempat menjalani perawatan medis di ruang intensif namun menghembuskan nafas akibat luka bakar di sekujur tubuhnya.
Baca juga: Ledakan Tungku PT ITSS di Kawasan IMIP Morowali, 7 TKI dan 5 TKA Tewas, 38 Luka-Luka
Direktur RSUD Morowali Agus Partang menjelaskan, jenazah korban atasnama Irfan Bukhari telah diberangkatkan ke daerah asalnya sesuai permintaan keluarganya dengan menggunakan mobil ambulance perusahaan.
Adapun korban lainnya yang kini masih menjalani perawatan di RSUD Morowali berjumlah 25 orang. (teraskabar)







