Palu, Teraskabar.id – Korban jiwa ledakan tungku smelter PT. ITSS di Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), kembali bertambah.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menjelaskan, berdasarkan perkembangan penanganan medis para korban ledakan tungkus smelter PT. ITSS, hingga hari ini, Selasa (26/12/2023), jumlah korban meninggal dunia usai menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Morowali menjadi 5 orang.
Baca juga: Korban Tewas Ledakan Tungku Smelter PT ITSS IMIP Bertambah, Kini Totalnya 16 Orang
Sehingga, secara keseluruhan jumlah korban meninggal mencapai 18 orang. Rinciannya, 8 orang adalah tenaga kerja asing (TKA), sedangkan 10 orang lainnya merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI).
Sebagai tambahan informasi lanjutnya, Kapolda Sulteng sekitar pukul 15.00 Wita tadi, sudah membicarakan terkait korban ledakan tungku smelter PT ITSS itu dengan pihak kedutaan China. Hanya saja, hasil pembicaraan tersebut belum kami peroleh dari pak Kapolda.
“Setelah kami peroleh, akan kami sampaikan kepada rekan rekan media,” kata Kabid Humas di hadapan sejumlah awak media di Mako Polda Sulteng, Selasa (26/12/2023).
Baca juga: Ledakan Tungku PT ITSS di Kawasan IMIP Morowali, 7 TKI dan 5 TKA Tewas, 38 Luka-Luka
Sampai saat ini katanya, masih ada tenaga kerja asing yang dirawat di RSUD Morowali.
Terkait dengan jumlah korban peristiwa ledakan tungku smelter PT ITSS tersebut adalah sebanyak 59 orang. Sebanyak 18 orang diantaranya meninggal dunia. Sedangkan luka berat sebanyak 24 orang dan seluruhnya dirawat di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Morowali.
“Kita berharap tidak ada lagi korban yang meninggal dan mudah-mudahan seluruhnya bisa tertangani,” ujarnya.
Baca juga: Tungku PT ITSS di Kawasan PT IMIP Morowali Meledak, Belasan Karyawan Dilaporkan Tewas
Selanjutnya korban yang mengalami luka sedang sebanyak 12 orang. Dan, saat ini mereka dirawat di Klinik IMIP. Sisanya, adalah korban luka ringan dan menjalani rawat jalan. Mereka yang mengalami luka ringan, seluruhnya dipulangkan ke rumah masing-masing. (teraskabar)







