Minggu, 25 Januari 2026

Hamka Korban Diduga Diterkam Buaya di Dermaga Desa Bungayo Touna Ditemukan

Hamka Korban Diduga Diterkam Buaya di Dermaga Desa Bungayo Touna Ditemukan

Touna, Teraskabar.id – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Hamka (21), warga Desa Bungayo, Kecamatan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una yang diduga diterkam buaya di dermaga Desa Benteng, Kecamatan Togean, Touna dalam keadaan meninggal dunia, Selasa (30/4/2024).

“Perkembangan pencarian hari kedua, hari ini pukul 09.00 Wita, Tim SAR gabungan menemukan korban atas nama Hamka dalam keadaan meninggal dunia sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Korban dievakuasi dan telah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Juniko selaku Koordinator Pos SAR Luwuk.

Baca jugaPemuda Ini Diterkam Buaya di Dermaga Desa Benteng Touna Usai Hadiri Pesta Pernikahan

Sebelumya, pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan dengan membagi tim menjadi 2 tim. Tim 1 melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet dan tim 2 melakukan penyisiran sepanjang pesisir pantai arah selatan dengan menggunakan perahu nelayan.

Tim SAR gabungan yang turut melakukan pencarian di antaranya, Tim Rescue Pos SAR Luwuk, Polair, Polsek, BPBD Tojo Unauna, pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga Desa Bungayo, Kecamatan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) bernama Hamka (21) diterkam buaya di dermaga Desa Benteng, Kecamatan Togean, Kabupaten Tojo Una-una pada Ahad (28/4/2024).

Peristiwa ini terjadi usai korban menghadiri pesta pernikahan di Desa Banteng dan pada pukul 22.30 Wita dan hendak kembali ke Desa Bungayo. Saat di dermaga desa Benteng, korban turun dari perahu dan tiba-tiba korban diterkam buaya.

Upaya pencarian dilakukan oleh pihak keluarga bersama warga setempat namun korban belum juga ditemukan.

Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menerima informasi tersebut pada Senin (29/4/2024), dari salah satu pihak keluarga korban.

“Informasi diterima pagi tadi, satu tim rescue Pos SAR Luwuk berjumlah 7 orang diberangkatkan ke Kabupaten Tojo Una-una dengan menggunakan rescue car,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Andrias Hendrik Johannes, Senin (29/4/2024). (teraskabar)