Palu, Teraskabar.id – Penumpang minibus Avansa Warna Putih Nopol DC 1462 XC diamuk massa di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat malam (10/5/2024).
Kapolsek Mantikulore, Iptu Siti Elminawati Hasibuan mengatakan, mobil tersebut membawa empat penumpang yaitu inisial MR (40) domisili Marta Jaya, MT (50) warga Marta Jaya, NA pekerjaan petani, serta Karnadi yang saat kejadian duduk disamping sopir dan kondisi belum sadarkan diri.
Berdasarkan pengakuan para penumpang katanya, mereka berangkat dari Pasangkayu, Sulawesi Barat itu, dengan tujuan menghadiri acara pelamaran keluarga di Jalan Purnawirawan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Baca juga: Diduga Tabrak Lari di Loli Tasiburi, Mobil Avansa Diamuk Massa di Bundaran STQ Palu
Namun, saat melintas di Desa Loli Tasiburi, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Jumat malam (10/5/2024), diduga menabrak warga lantas melarikan diri. Insiden tersebut menyebabkan sejumlah warga mengejar mobil tersebut dan berhasil menghentikannya di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya sebelum bundaran STQ.
Penumpang beserta mobil Avansa tersebut lantas diamuk massa. Beruntung, sopir yang bekerja sebagai Damkar serta 4 penumpangnya segera diselamatkan oleh pihak Kepolisian. Kini, mereka
Berdasarkan kronologi diperoleh dari dari seorang warga Kota Palu, bernama Nanang, menyampaikan bahwa mobil jenis Avansa warna putih tersebut melintas di Jalan Ponegoro dengan kecepatan tinggi dan mendapati mobil tersebut dikejar oleh massa. Mereka mengejar mobil tersebut karena diduga telah melakukan tabrak lari di wilayah Desa Loli, Kabupaten Donggala.
Baca juga: Pelaku Pencurian di Perdos Tondo Palu Babak Belur Diamuk Massa
Setelah dikejar, mereka berhasil menghentikan mobil tersebut di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Selanjutnya, warga yang mengejar menghakimi sopir dan penumpang yang ada di mobil Avansa tersebut.
Berdasarkan keterangan penumpang Avansa putih itu yang duduk di kursi paling belakang, MR, mengakui saat itu sedang tertidur dalam mobil, lalu terbangun karena mendengar suara teriakan ribut-ribut. “Berhenti mobil, berhenti mobil, namun mobil tersebut terus melaju dalam keadaan oleng.
Kemudian MT dan NA yang duduk di kursi tengah yang juga saat itu tertidur, lantas terbangun karena mendengar suara ribut-ribut dan mobil sedang dalam keadaan melaju. Ia kemudian bertanya kepada sopir. “Kenapa ini, ada apa ini, kalau ada masalah cari kantor polisi”. Namun, mobil masih tetap melaju dan massa terus mengejar dari belakang dan terhenti di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
Baca juga: Miris, Dua Remaja di Palu Diamuk Warga karena Diduga Terlibat Jambret
Akibat insiden amuk massa tersebut mengakibatkan kaca mobil Avansa pecah pada bagian depan, bagian belakang, bagian samping dan dua buah ban mobil kempes, serta beberapa bodi mobil mengalami kerusakan.
Sedangkan sopir dan para penumpangnya mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Palu. (teraskabar)






