Palu, Teraskabar.id– Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Prof. H. Lukman Thahir menyatakan bahwa predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset negara yang ada di lingkungan UIN Datokarama Palu.
“Opini WTP dari BPK menjadi vitamin untuk penambah spirit motivasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan negara,” kata Prof. Lukman Thahir, di Kota Palu, Senin (15/7/2024).
Baca juga: Kemenkumham Terima Opini WTP 14 Kali Berturut-turut
Pernyataan Profesor Lukman Thahir seiring dengan ucapan apresiasi dan terima kasih Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada UIN Datokarama Palu atas dedikasi dan kontribusinya mempertahankan opini Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA) Tahun Anggaran 2023 dengan opini WTP dari BPK RI.
“Prestasi ini menjadi satu bentuk kesyukuran kami yang sangat luar biasa, dalam penataan, pengendalian, pengelolaan keuangan UIN Datokarama. Oleh karena itu, saya atas nama Rektor UIN Datokarama menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Agama yang telah mempercayai UIN Datokarama dalam pengelolaan keuangan,” ujar Profesor Lukman.
Rektor mengatakan bahwa kinerja pengelolaan keuangan yang menghasilkan predikat opini WTP dari BPK RI, harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Baca juga: Pemkab Morowali WTP Enam Kali Secara Beruntun, Pj Bupati Rachmansyah Apresiasi Seluruh OPD
Oleh karena itu, sebut dia, pengelolaan keuangan negara dan aset negara yang melekat di UIN Datokarama, tidak boleh dikelola dengan kinerja biasa – biasa saja.
“Melainkan, harus ada inovasi dan kemajuan yang berarti dalam implementasi pengelolaan,” sebutnya.
Rektor mengatakan bahwa, salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara, yaitu UIN Datokarama akan menguatkan dan meningkatkan peran Satuan Pengawas Internal (SPI).
“Artinya bahwa segala sesuatu yang menyangkut dengan kinerja keuangan dan kinerja pengelolaan aset negara, harus diketahui dan akan dievaluasi oleh SPI,” sebutnya.
Hal ini, kata Rektor, akan dikuatkan dengan evaluasi dan monitoring setiap tiga bulan atas penggunaan dan realisasi anggaran negara yang dikelola oleh setiap lembaga, unit, fakultas, dan pascasarjana di lingkungan UIN Datokarama.
“Karena WTP yang diraih dan apresiasi dari Menteri Agama, harus membuat kita semua UIN Datokarama untuk meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan dan pengelolaan keuangan negara,” ungkapnya.
Baca juga: Pemprov Sulteng WTP 10 Kali Secara Beruntun, Gubernur : Terima Kasih ASN
Rektor mengakui bahwa di lingkungan UIN Datokarama, di samping telah memiliki SPI, juga telah membentuk Gugus Tugas Pencegahan Korupsi yang salah satu tugasnya melakukan pengawasan dan pembinaan, agat pengelolaan keuangan berjalan sesuai dengan ketentuan perundang – undangan.
“Tantangan kita kedepan adalah bagaimana menjaga opini WTP, yang tentu harus diikutkan dengan penguatan managemen dan kualitas pengelolaan keuangan,” sebutnya.
Rektor mendesak kepada semua unit, lembaga, fakultas, dan pascasarjana, agar memacu realisasi penggunaan anggaran tri wulan III tahun anggaran 2024.
Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada BPK RI dan seluruh mitra serta stakeholder yang berkaitan dengan pengelolaan dan pengawasan keuangan negara, yang telah memberikan masukan, saran, dan pembinaan kepada UIN Datokarama dalam pengelolaan keuangan dan aset negara.*
Caption : Rektor UIN Datokarama Profesor Kiai Haji Lukman Thahir memperlihatkan ucapakan terima kasih dan apresiasi dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atas kontribusinya mempertahankan opini Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA) Tahun Anggaran 2023 dengan opini WTP dari BPK RI. (teraskabar)






