Jakarta, Teraskabar.id– Militer Houthi, Yaman tetap konsisten dengan sikapnya memberi perlawanan terhadap pendudukan Israel. Bahkan, Houthi Yaman akan meluncurkan rudal balistik yang diarahkan menyasar militer Israel dalam operasi khusus. Demikian informasi yang diterima dari saluran berita Ultrapalestine, Senin (16/9/2024) sore ini.
Juru Bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaida menyampaikan bahwa Brigade Al-Qassam merestui “operasi khusus” tersebut dengan meluncurkan rudal balistik dari Yaman.
Baca juga: Hamas Tegaskan Negosiasi Jadi Kesempatan bagi Israel Terus Membantai
Abu Ubaidah mengapresiasi sikap rakyat Yaman terhadap rakyat Palestina.
Abu Ubaida mengatakan dalam pernyataan yang dipublikasikan di salurannya di aplikasi Telegram bahwa sifat senjata yang digunakan dalam operasi tersebut (rudal hipersonik), jenis target yang ditargetkan, dan rincian lain yang ditunjukkan pihak Yaman kepada kami, merupakan perubahan kualitatif yang akan mempunyai dampak penting terhadap arah dan hasil Pertempuran Banjir Al-Aqsa.
Pada hari Ahad pagi, Brigade Al-Qassam mengumumkan pelaksanaan operasi yang kompleks, dan mengatakan bahwa para pejuangnya mampu menargetkan buldoser militer “D9” dengan peluru “Al-Yassin 105” segera setelah kedatangan pasukan penyelamat , sebuah pengangkut pasukan dengan sejumlah tentara di sebelahnya menjadi sasaran peluru “Al-Yassin 105”, membunuh dan melukai anggotanya di dekat Masjid Ebad Al-Rahman di lingkungan Al-Geneina, sebelah timur Rafah.
Baca juga: Pimpinan HAMAS Ismail Haniyah Dikabarkan Syahid Akibat Serangan Zionis Israel
Juru bicara militer kelompok Ansar Allah Al-Houthi mengumumkan peluncuran rudal balistik hipersonik menuju sasaran Israel di Jaffa. Dia mengatakan bahwa rudal tersebut menempuh jarak lebih dari dua ribu kilometer dalam 11 setengah menit, dan sistem pertahanan udara gagal untuk menembak jatuh atau mendeteksinya.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam Houthi untuk menanggung akibatnya sebagai tanggapan atas peluncuran rudal tersebut, dan mengatakan bahwa mereka harus tahu sekarang bahwa kita menanggung akibat yang besar atas segala upaya yang merugikan kita, dan siapa pun yang perlu diingatkan harus mengunjungi pelabuhan Israel, Hodeidah. (top/*/ultrapalestine)






