Minggu, 25 Januari 2026

Sosialisasi di Kalangan Komunitas Adat, KPU Donggala Berharap Partisipasi Pemilih Meningkat

Sosialisasi di Kalangan Komunitas Adat, KPU Donggala Berharap Partisipasi Pemilih Meningkat
KPU Kabupaten Donggala menggelar sosialisasi Pilkada serentak 2024 yang aman, damai, dan sehat bersama puluhan komunitas adat, Kamis (19/9/2024), di Kafe Tiga Makna, Tanjung Karang, Banawa. Foto: Jalu

Donggala, Teraskabar.id – KPU Kabupaten Donggala menggelar sosialisasi Pilkada serentak 2024 yang aman, damai, dan sehat bersama puluhan komunitas adat. Sosialisasi itu berlangsung di Kafe Tiga Makna, Tanjung Karang, Banawa, Kamis (19/9/2024).

Ketua KPU Donggala, Nurbia, mengatakan komunitas adat memiliki peran penting dalam pelaksanaan Pilkada Donggala 2024. Dengan melibatkan komunitas adat diharapakan agar partisipasi pemilih dalam Pilkada Donggala dapat meningkat.

Baca jugaSosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Flakes Cereal Berbasis Tepung Ampas Kelapa dan Tepung Kelor di Desa Binangga

Untuk menyukseskan Pilkada Donggala 2024, kata Nurbia, salah satu tugas KPU Donggala melakukan sosialisasi di berbagai segmen. Kesuksesan Pilkada bukan hanya pada hari pencoblosan, tapi bagaimana disemua proses tahapan berjalan lancar.

“Pada intinya kita di KPU Donggala bagaimana meningkatan partisipasi masyarakat, nah salah satu metodenya dengan sosialisasi. Ada beberapa segmentasi, yang pertama ini dengan komunitas adat. Kita harapkan mereka ini menjadi penyambung lidah kami,” kata Nurbia.

Baca jugaKPU Sigi Sosialisasikan PKPU Nomor 8 Tahun 2024 Tentang Pencalonan di Pilkada 2024

Nurbia menerangkan, selain komunitas adat, KPU Donggala juga menjadwalkan sosialisasi tahapan Pilkada dikalangan awak media, pemilih pemula, pemilih perempuan, keagamaan, dan disabilitas.

“Kita berharap sosialisasi dengan perwakilan-perwakilan ini mereka bisa menyampaikan kepada masyarakat tentang tahapan-tahapan Pilkada serta pentingnya untuk hadir di hari pencoblosan nanti 27 November 2024 untuk memilih calon bupati Donggala dan calon gubernur Sulteng,” ujarnya. (jalu/teraskabar)

  Partai Gema Bangsa Dukung Hak WPR Warga Poboya: Solusi Mengakhiri 29 Tahun Konflik Ruang