Parimo, Teraskabar.id – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum masyarakat Amar Ma’ruf Nahi Munkar Kabupaten Parigi Moutong temui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Kamis (10/10/2024).
Kedatangan puluhan masyarakat yang tergabung dalam forum Amar Ma’ruf Nahi Munkar ini bertujuan untuk menyampaikan keresahan mereka terkait peredaran narkoba di daerah itu.
Yang mana peredaran barang haram itu semakin membahayakan dan merusak masa depan generasi muda. Kedatangan forum masyarakat diterima langsung oleh Ketua Komisi 1 DPRD Parimo, Mohamad Irfain dan sejumlah anggota.
Baca juga: Pelantikan Anggota DPRD Parimo Periode 2024-2029, Lebih Setengahnya Wajah Baru
Pada kesempatan itu, Ketua Komisi 1 DPRD Parigi Moutong, Mohamad Irfain mengajak semua pihak untuk menyatakan perang melawan narkoba di daerah itu. Mengingat peredaran narkoba di Parigi Moutong semakin mengkhawatirkan.
“Teman-teman dari lintas organisasi ini meminta kami di DPRD untuk bersama-sama melawan dan memberantas peredaran narkoba di Parigi Moutong,” ujarnya.
Menurutnya, untuk menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh forum masyarakat Amar Ma’ruf Nahi Munkar ini, pihaknya terlebih dahulu melakukan komunikasi-komunikasi dengan pihak terkait lainnya.
“Dan langkah awal tadi kita bahas bersama bahwa, kita akan melakukan komunikasi serta menghadirkan pihak lainnya untuk duduk bersama di kantor DPRD dan membahas hal ini,” ujarnya.
Baca juga: DPRD Parimo Ancam Panggil Paksa Direktur RSUD Anuntaloko Parigi
Ketua Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Kabupaten Parigi Moutong, Marzuk Hululo yang tegabung dalam forum masyarakat Amar Ma’ruf Nahi Munkar mengatakan, terkait hal ini pihaknya telah mendatangi beberapa tokoh dan mendapat dukungan.
“Sehingga, hari ini kami butuh dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, DPRD setempat untuk duduk bersama membahas terkait pemberantasan narkoba,” kata Marzuk.
Ia mengaku, bersyukur karena pertemuan tersebut mendapat respon positif dari komisi 1 DPRD Parigi Moutong.
Dan beberapa hari kedepan kata dia, akan di jadwalkan pertemuan kembali bersama lintas komisi DPRD, dengan melibatkan elemen masyarakat dan pihak terkait lainnya yang belum sempat hadir saat ini.
Baca juga: DPRD Parimo Akan Gelar RDP Soal Pasien Meninggal di Lift RSUD Anuntaloko Parigi
Sekaitan hal ini, pihaknya kata dia telah melakukan pertemuan bersama elemen masyarakat, termasuk pihak Badan Narkotika Nasional (BNN). Namun, hasilnya belum sesuai harapan.
“Kami ingin bandar besar yang ditangkap, tapi ini malah yang kecil atau hanya pemakai yang terjerat. Sehingga, belum memuaskan bagi kami,” ungkapnya. (wad/teraskabar)







