Palu, Teraskabar.id – Calon Wali Kota Palu Hadianto Rasyid terus menggalang dukungan seiring voting day atau hari pungut hitung Pilkada Kota Palu yang semakin dekat, yakni 27 November 2024.
Penggalangan dukungan melalui kampanye tatap muka dengan warga pada setiap titik di wilayah kota Palu. Kali ini Hadianto Rasyid menggelar kampanye tatap muka di kawasan bantaran Sungai Sintuvu, Lolu Utara, Selasa (29/10/2024).
Dalam kunjungan tersebut, Hadianto membeberkan gagasan besar untuk infrastruktur dan kerukunan antarumat beragama di Kota Palu.
Baca juga: Hadianto Rasyid Janjikan Transformasi Pelayanan Publik Berbasis Digital di Kota Palu
Hadianto mengungkapkan rencananya membangun kolam retensi di sekitar bantaran sungai sebagai solusi untuk mencegah banjir.
“Kolam retensi ini akan bekerja dengan menutup pintu air saat sungai meluap. Air akan mengalir melalui drainase dan terkumpul di kolam tersebut. Kemudian, mesin pompa akan bekerja untuk mengeluarkan air dari kolam, sehingga daerah ini tetap aman dari banjir,” jelas Hadianto.
Menurutnya, program infrastruktur ini dirancang untuk memberikan solusi jangka panjang terhadap masalah banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.
Tidak hanya itu, Hadianto juga berencana membangun sebuah tugu atau taman dengan simbol tangan terkepal sebagai representasi toleransi antarumat beragama di bantaran Sungai Sintuvu. “Kami ingin menciptakan destinasi wisata religi di kawasan ini, sebagai simbol persatuan dan keharmonisan yang kuat antar komunitas beragam di Kota Palu,” tambah Hadianto.
Baca juga: Hadianto Rasyid Bertemu dan Bertatap Muka Masyarakat Pengawu
Salah seorang warga, Agus, menyampaikan dukungannya terhadap pasangan Hadianto-Imelda. “Kami berharap tugu ini menjadi simbol kampung Maesa yang rukun dan menjadi pusat kegiatan UMKM. Kami semua yang hadir di sini siap mendukung Hadianto-Imelda karena kinerja mereka telah terbukti nyata selama memimpin Palu,” ujarnya.
Dengan program infrastruktur dan upaya memperkuat kerukunan beragama, pasangan Hadianto-Imelda menegaskan komitmen mereka untuk menciptakan Kota Palu yang aman, sejahtera, dan harmonis bagi semua warganya. (red/teraskabar)







