Palu, Teraskabar.id – Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulteng Faridah Lamarauna menginginkan Brida Innovation Week(BIW) rutin pelaksanaannya dan menjadi ajang kalender tahunan.
Faridah menjelaskan, BIW ini bukan hanya ajang pameran teknologi, tetapi juga sebagai ruang bagi semua orang untuk bereksperimen, berkreasi, dan berbagi ide jenius dalam bidang riset dan inovasi.
“Kami ingin acara ini menjadi kalender tahunan karena di sinilah tempat bertemunya para inovator-inovator,” kata Farida pada penutupan Brida Innovation Week (BIW) tahun 2024, Sabtu malam (23/11/2024) di di Striti Convention Hall Kota Palu.
Faridah mengungkapkan, sejumlah hasil karya-karya dan riset telah dihasilkan pada ajang ini di antaranya, lewat pengembangan ternak Ruminansia berbasis pakan lokal, kelapa hibrida jenis genjah, alat pemanggil ikan La Brida, riset Megalitikum di Kabupaten Poso, riset penyebaran Islam Kosmopolitan Imam Syaban di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Ia tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi atas penyelenggaraan BIW Tahun 2024 berjalan sukses.
Terakhir, Kaban Brida Sulteng berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat berpartisipasi pada pelaksanaan BIW tahun 2025 mendatang.
Sebelumnya, Brida Innovation Week (BIW) tahun 2024 berakhir dengan sukses dan ditutup secara resmi oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fahrudin Yambas mewakili Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Sulawesi Tengah, Sabtu malam (23/11/2024), di Striti Convention Hall Kota Palu.
Asisten 1 Fahrudin Yambas berharap iven Brida Innovation Week ini terus berlanjut dan tuan rumah penyelenggaraannya dapat digilir ke Kabupaten dan Kota.
Harapan tersebut disampaikan Asisten 1 menyusul apresiasi atas sukses penyelenggaraan Brida Innovation Week 2024 yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tengah.
“Saya juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, khususnya kepada Brida Provinsi Sulawesi Tengah telah menjadi insiator dan pembuka jalan bagi inovator lokal dalam mengembangkan karya-karya teknologi dan riset yang berkualitas,” kata Asisten 1 Fahrudin Yambas saat menutup secara resmi BIW tahun 2024. (red/teraskabar)






